JIS gelar pelatihan kemas lilin aroma terapi untuk ibu-ibu PKK

id Jakpro ,Jakarta Propertindo ,Jis,Jakarta International Stadium

JIS gelar pelatihan kemas lilin aroma terapi untuk ibu-ibu PKK

Ibu-ibu PKK Kelurahan Papanggo, Jakarta Utara, memperlihatkan purwarupa kemasan lilin aromaterapi hasil pelatihan yang digelar oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro) di Jakarta International Stadium, Sabtu (19/6). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

Jakarta (ANTARA) - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi DKI Jakarta, PT Jakarta Propertindo menggelar pelatihan pengemasan lilin aroma terapi bagi ibu-ibu PKK Kelurahan Papanggo dan Sunter Agung di lingkungan proyek pembangunan Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu.

Pelatihan ini merupakan lanjutan dari pelatihan pembuatan lilin aroma terapi yang juga berlangsung di Jakarta International Stadium pada Jumat (23/4).

Baca juga: Revitalisasi TIM, seniman apresiasi teater arena dihadirkan kembali

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dari Kelurahan Papanggo Rima Ristiana mengaku tergerak untuk mengembangkan usaha lilin aroma terapi ini berkat pelatihan yang didapatkannya.

"Ingin ya (membuka usaha), mudah-mudahan dengan acara ini kita ingin bergerak, praktik langsung dan usaha sendiri di rumah dan mengembangkannya di masyarakat," kata Rima di Jakarta International Stadium, Sabtu.

Lebih lanjut dia berharap pelatihan ini bisa terus berjalan agar kemampuan para ibu-ibu PKK setempat makin terasah dan bisa disebarluaskan.

Baca juga: Jakpro gelar donor darah bersama karyawan

"Kami semangat, antusias banget, terima kasih banyak, nanti kalau ada lagi semoga tetap kami diundang, bisa tetap latihan bisa bareng, programnya bagus bisa melatih kami ibu-ibu PKK dan nanti insyaallah bisa disalurkan lagi di wilayah Papanggo," tambahnya.
Ibu-ibu PKK Kelurahan Papanggo, Jakarta Utara, mempelajari teknik kemas lilin aromaterapi oleh trainer Evi Erwiyati (baju merah muda) dalam pelatihan yang digelar oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro) di Jakarta International Stadium, Sabtu (19/6). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat


Pada kesempatan yang sama, trainer teknik pengemasan lilin aromaterapi Evi Erwiyati mengatakan pelatihan ini digelar untuk menyadarkan para ibu-ibu PKK tentang pentingnya sebuah kemasan.

"Masih banyak yang tidak tahu pentingnya packaging untuk sebuah produk, jadi masyarakat masih menganggap ya sudahlah yang penting dibungkus," ujar Evi.

Dia mengatakan saat ini masyarakat sudah sangat memperhatikan produk dari kemasannya dan "packaging" yang menarik akan menggoda keingintahuan masyarakat tentang produk yang akan ditawarkan.

Baca juga: Jakpro pastikan koordinat rangka atap utama JIS sebelum naik

"Packaging ini identitas dari sebuah usaha, semakin kita bagus packaging-nya semakin kita bagus usahanya, harga jualnya bagus, dan pasti yang packaging-nya bagus artinya dia mengerti tentang bisnis. jadi kemasan bukan cuma penting cuma bikin cantik, tapi itu adalah identitas bisnisnya dia dimana dia mem-branding produknya," kata dia.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Jakpro Nadia Diposanjoyo menyampaikan apresiasinya terhadap tingginya minat para ibu-ibu PKK terhadap program pengembangan UMKM oleh Jakpro.

"Kami di Jakarta Propertindo sangat berbahagia dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan UMKM di wilayah Papanggo ini, melengkapi mega fasilitas yang sedang kami bangun untuk Jakarta yang lebih menyenangkan dan layak huni," ujar Nadia dalam keterangannya, Sabtu.

Dia pun berharap kegiatan ini akan memacu semangat masyarakat setempat untuk menghasilkan produk yang mampu bersaing di kancah internasional.

"Harapan kami ibu-ibu PKK setempat bersaing sejajar bahkan lebih baik dengan produk serupa keluaran luar negeri. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan pengembangan UMKM di wilayah operasional Jakpro berkolaborasi dengan dinas UMKM pemerintah Provinsi DKI Jakarta," pungkasnya.

Pewarta : Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar