MRT proyeksikan pembangunan "transport hub" Dukuh Atas mulai September

id mrt,transit,transportasi,TOD,dukuh atas,aa

MRT proyeksikan pembangunan "transport hub" Dukuh Atas mulai September

Arsip foto - Pejalan kaki melintas melewati "underpass" Sudirman yang ditutup bagi kendaraan bermotor di Jalan Kendal, Jakarta Pusat, Senin (4/3/2019). "Underpass" tersebut ditutup untuk dijadikan pedestrian penunjang Transit Oriented Development (TOD) Dukuh Atas, di mana kawasan itu merupakan tempat bertemunya enam moda transportasi umum yaitu MRT, KRL, Kereta Bandara, LRT Jakarta, LRT Jabodetabek dan Bus Transjakarta. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/foc.

Jakarta (ANTARA) - PT MRT Jakarta (Perseroda) memproyeksikan peletakan batu pertama yang menandai dimulainya pembangunan area transit (transport hub) di kawasan Dukuh Atas, Sudirman pada September 2021.

Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar menjelaskan transport hub di Dukuh Atas merupakan satu dari enam lokasi transit oriented development (TOD) yang tengah dipacu pembangunannya oleh MRT, guna memberi kemudahan pengguna transportasi publik.

Baca juga: Dirut MRT sebut penumpang harian kembali turun dampak PPKM mikro

William merinci transport hub Dukuh Atas telah merampungkan kontrak dan ditentukan pemenang kontraktor, sehingga konstruksinya bangunan segera dimulai.

"Transport hub Dukuh Atas sudah ditentukan pemenangnya, konstruksinya akan segera dimulai, 'groundbreaking' akan dilakukan di bulan September," kata William dalam paparan Forum Jurnalis yang diselenggarakan secara virtual, Rabu.

Baca juga: MRT pamerkan koleksi lukisan Basoeki Abdoellah di Stasiun Fatmawati

Ada pun area TOD Dukuh Atas ini berlokasi di Jalan Blora, Menteng, Jakarta Pusat, tepatnya di depan Stasiun Sudirman eks Pasar Blora.

MRT bekerja sama dengan PD Pasar Jaya untuk mengelola proyek di atas lahan seluas 3.000 meter persegi.

Baca juga: Konsisten terapkan prokes, MRT dapatkan label "safeguard" dari SIBV

Transport hub akan berfungsi sebagai area transit bagi pengguna transportasi publik, seperti MRT, Transjakarta, LRT Jabodebek, bahkan ojek daring.

Nantinya, area ini juga akan berfungsi sebagai perkantoran, ritel dan pasar modern dengan tinggi bangunan 14 lantai. MRT menargetkan gedung transport hub Dukuh Atas akan beroperasi pada April 2023.

"Ini adalah salah satu fasilitas pertama MRT Jakarta yang dibangun dengan konsep 'smart green building' untuk mendukung seluruh inisiatif pejalan kaki, sepeda dan pengguna transportasi publik," kata William.
 

Pewarta : Mentari Dwi Gayati
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar