Seorang kakek di Jagakarsa jadi tersangka pembunuhan istrinya

id Pembunuhan,Jagakarsa,Polres Metro Jaksel

Seorang kakek di Jagakarsa jadi tersangka pembunuhan istrinya

Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah (tengah) saat menyampaikan keterangan pers penetapan tersangka pembunuhan di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (28/7/2021). (ANTARA/Sihol Hasugian)

Jakarta (ANTARA) - Penyidik Kepolisian Resort Metro Jakarta Selatan menetapkan seorang pria lanjut usia (lansia) berinisial AR (66) sebagai tersangka terkait dugaan tindak pidana pembunuhan terhadap istrinya berinisial M (63) di Jalan Kelapa III Jagakarsa.

"Setelah kita lakukan pemeriksaan. Terduga pelaku membenarkan bahwa yang bersangkutan telah melakukan pembunuhan kepada korban yang merupakan istrinya sendiri. Kemudian kita menetapkan pelaku menjadi tersangka," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Polrestro Jaksel tangkap terduga pelaku yang bunuh wanita lansia

Azis mengatakan peristiwa naas itu terungkap setelah adanya laporan dari masyarakat yang menemukan sesosok jasad wanita lanjut usia dengan luka di kepala.

Kemudian, petugas gabungan dari Polsek Jagakarsa dan Polres Metro Jakarta Selatan langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mendapatkan beberapa keterangan dan barang bukti.

"Kejadiannya terjadi sekira pukul 13.30 WIB, Selasa kemarin. Keterangan dari tersangka korban dipukul dua kali menggunakan linggis di bagian kepala saat korban tertidur," ungkap Azis.

Azis menuturkan tersangka awalnya mengelak telah melakukan tindakan tersebut. Namun berkat kejelian dari penyidik akhirnya yang bersangkutan mengakui perbuatannya.

Baca juga: Pasukan gabungan jaga lokasi tawuran di Pasar Manggis

"Saat ditemukan di TKP dia sempat menghindar atau tidak mengakui perbuatannya. Tapi berkat kejelian dari penyidik berdasarkan bukti-bukti yang ditemukan, tersangka tidak bisa mengelak lagi," ujar Azis seraya menambahkan salah satu barang bukti yang ditemukan sebilah linggis.

Dari hasil pemeriksaan, Azis mengungkapkan aksi nekat itu bermotifkan cemburu karena tersangka beberapa kali melihat korban bermesraan dengan pria lain.

Atas perbuatan itu pelaku dijerat dengan Pasal 44 ayat 3 Tahun 2003 tentang KDRT, Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, dan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman mati, pidana penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun.

Baca juga: 17 orang jadi tersangka tawuran di Pasar Manggis Jakarta Selatan

Pewarta : Sihol Mulatua Hasugian
Editor: Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar