Wakil Gubernur Papua Barat jemput oksigen dan APD bantuan BNPB

id BNPB, Sumbangan APD, Papua Barat, Tabung Oksigen

Wakil Gubernur Papua Barat jemput oksigen dan APD bantuan BNPB

Wakil Gubernur Papua Barat bersama pimpinan TNI-Polri di daerah menjemput kiriman 50 tabung oksigen dan 150 ribu APD bantuan BNPB di bandara Rendani Manokwari, Selasa (3/8/2021). (ANTARA/HANS ARNOLD KAPISA)

Manokwari (ANTARA) - Wakil Gubernur Papua Barat Muhammad Lakotani di Manokwari, Selasa, menjemput kiriman ratusan tabung oksigen dan Alat Pelindung Diri (APD) sumbangan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Sumbangan tersebut tiba di Bandara Rendani Manokwari Selasa pagi diangkut pesawat Hercules milik TNI AU dari Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, transit Makassar Sulawesi Selatan.

"Secara resmi hari ini Pemerintah provinsi Papua Barat menerima sumbangan oksigen dan APD dari BNPB yang diserahkan langsung oleh Panglima Kodam XVIII Kasuari kepada Pemprov Papua Barat," kata wakil Gubernur Papua Barat Muhamad Lakotani.

Wakil Gubernur Papua Barat mengatakan, sebagian kebutuhan oksigen dan APD Papua Barat sudah terjawab untuk melayani pasien COVID-19 yang dirawat di seluruh Rumah Sakit (RS) rujukan COVID-19.

"Secara teknis bantuan ini akan segera didistribusikan pula ke kabupaten/kota sesuai kebutuhan masing-masing," ujar Wakil Gubernur Papua Barat.

Baca juga: BNPB kirim bantuan masker dan oksigen ke Papua Barat

Baca juga: BNPB distribusikan 50.000 masker untuk masyarakat Banten


Sementara Abdul Muhari, Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB dalam siaran persnya, Selasa mengatakan bantuan oksigen dan APD untuk percepatan penanggulangan COVID-19 di provinsi Papua Barat.

Ia menyebutkan bahwa bantuan tersebut terdiri dari150 ribu masker meliputi 30 ribu masker medis, 15 ribu masker KF 94, 50 ribu masker medis anak, 5 ribu masker kain INA dan 55 ribu masker kain anak.

"Selain masker, BNPB juga mengirimkan sebanyak 50 tabung oksigen, 50 oksigen konsentrator, 1.000 sarung tangan medis, 1.000 medical T-Well dan alat rapid test antigen sebanyak 10 ribu unit," kata Abdul Muhari.

Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Provinsi Papua Barat, kasus akumulatif COVID-19 per Senin (2/8) menjadi 18.900 setelah ada penambahan sebanyak 118 orang. Adapun prosentase kasus positif menjadi 27,6 persen dari total jumlah orang yang telah diperiksa sebanyak 68.408 orang.

Sementara itu, pasien sembuh terus mengalami peningkatan menjadi 16.035 setelah ada penambahan 517 orang. Secara persentase, tingkat kesembuhan di Papua Barat mencapai 84,4 persen. Kemudian yang meninggal ada sebanyak 290 orang. 

Baca juga: BNPB lakukan pemantauan PPKM dan bagikan 50.000 masker

Baca juga: Optimalisasi Posko PPKM di Jabar BNPB distribusikan 134.000 masker

Pewarta : Hans Arnold Kapisa
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar