Kapolda Jatim cek pelaksanaan vaksinasi untuk Aremania di Malang

id Kapolda Jatim,Arema,HUT Arema,Vaksinasi Aremania

Kapolda Jatim cek pelaksanaan vaksinasi untuk Aremania di Malang

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta (kedua kanan) pada saat meninjau pelaksanaan vaksinasi untuk para suporter Arema, di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (11/8/2021). ANTARA/HO-Humas Polresta Malang Kota/am.

Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta melakukan pengecekan pelaksanaan vaksinasi untuk suporter klub sepak bola Arema FC, atau yang biasa dikenal dengan sebutan Aremania di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu.

Nico mengatakan pelaksanaan vaksinasi untuk suporter klub Arema digelar dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-34 Arema. Vaksinasi itu dilakukan serentak di tiga wilayah, yakni Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu.

"Ini diinisiasi oleh jajaran Forkopimda Kota Malang dengan peserta Aremania. Jadi dalam rangka ulang tahun Arema," kata Nico.

Baca juga: Pemain Arema FC Dedik Setiawan jalani vaksinasi COVID-19

Nico menjelaskan pelaksanaan vaksinasi untuk memperingati HUT Arema di tiga wilayah tersebut, menyasar kurang lebih 1.100 orang. Pelaksanaan vaksinasi untuk Aremania tersebut, merupakan salah satu contoh untuk mendukung program pemerintah.

Ia mendorong seluruh warga, khususnya yang ada di wilayah Malang Raya, untuk bisa mengikuti program vaksinasi. Vaksinasi tersebut dilakukan agar tercipta kekebalan kelompok terhadap virus corona.

"Ayo datang semua untuk divaksin, supaya kita mendapatkan herd immunity, dan saya yakin Arema menjadi salah satu pelopor dalam menyebarkan informasi supaya masyarakat datang dan divaksin," katanya.

Nico menambahkan dalam perayaan HUT ke-34 Arema di tengah pandemi virus corona saat ini, tidak ada konvoi kendaraan bermotor yang dilakukan oleh para pendukung klub kebanggaan warga Malang Raya itu.

Baca juga: Arema beri dukungan kepada relawan penanganan COVID-19

Baca juga: Gubernur Jatim sebut sinergi dan kolaborasi kunci percepatan vaksinasi


"Tidak ada konvoi kendaraan bermotor, kami mengapresiasi itu. Mudah-mudahan Arema tetap menjadi pelopor dalam melaksanakan protokol kesehatan," ujarnya.

Di wilayah Malang Raya tercatat secara keseluruhan ada 26.979 kasus konfirmasi positif COVID-19. Dari total tersebut, sebanyak 19.780 orang dilaporkan telah sembuh, 1.659 orang dinyatakan meninggal dunia, dan sisanya berada dalam perawatan.


Pewarta : Vicki Febrianto
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar