Ketua KPK: Lawan korupsi wujudkan "Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh"

id FIRLI BAHURI,KPK,HUT KE-76 RI,KORUPSI,KEMERDEKAAN

Ketua KPK: Lawan korupsi wujudkan "Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh"

Ketua KPK Firli Bahuri. (Antara/HO-Humas KPK)

Jakarta (ANTARA) - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengajak seluruh eksponen bangsa melawan korupsi untuk mewujudkan "Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh".

"Butuh kesadaran dan konsistensi nasional nan teguh dari seluruh eksponen bangsa di republik ini untuk mewujudkan "Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh" dalam menggapai cita-cita dan tujuan negara siap menghadapi sekaligus menyelesaikan tantangan dan ragam permasalahan bangsa, salah satunya korupsi dan perilaku koruptif yang masih berurat akar di republik ini," kata Firli dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan "Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh" yang menjadi tema peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-76 Republik Indonesia memiliki esensi serta makna teramat dalam yang seyogyanya semakin membangkitkan semangat patriotisme segenap anak bangsa di negeri ini.

Baca juga: Firli isi materi muatan lokal dalam diklat bela negara pegawai KPK

"Untuk senantiasa mencurahkan segenap daya upaya bagi Indonesia agar tangguh dan senantiasa tumbuh pada masa, situasi, kondisi, dan tantangan global dunia saat ini," ujar Firli.

Ia mengatakan layaknya COVID-19, bangsa dan negara mana pun termasuk Indonesia akan sakit yang berujung pada kematian apabila virus korupsi gagal ditangani dengan tepat, cermat, cepat, dan efisien.

"Harus kita sadari bersama, korupsi dan perilaku koruptif sama halnya dengan virus corona yang kini menjadi pandemi dan wabah di dunia, khususnya di Indonesia. Virus korupsi terbukti dapat berevolusi, mampu bermutasi dan beradaptasi dalam setiap tatanan kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara," tuturnya.

Ia mengatakan seperti masa lalu perjuangan merebut kemerdekaan Indonesia, negeri ini butuh andil dan peran aktif segenap anak bangsa masa kini dalam perang melawan korupsi dan perilaku koruptif.

Baca juga: KPK sebut pengukuhan lagi penyelidik-penyidik konsekuensi alih status

"Bukan hanya untuk diingat, seluruh eksponen bangsa di negeri ini wajib menjalankan nilai-nilai luhur perjuangan para pejuang kemerdekaan yang tidak sedikit memberikan teladan baik tentang kesetiaan, keberanian, dan kecintaan terhadap Tanah Air dalam wujud nyata keikhlasan luar biasa menyerahkan segenap harta, raga bahkan nyawa bagi NKRI tercinta," tuturnya.

Menurutnya, tidak terhitung makna, esensi, dan pelajaran berharga yang dapat digali dari integritas para pejuang kemerdekaan untuk dijadikan contoh dan pedoman dalam meneruskan perjuangan mengisi kemerdekaan yang dulu mereka rebut dengan darah dan air mata.

"Kisah heroisme para pejuang kemerdekaan, tentunya menjadi inspirasi bagi kita semua untuk senantiasa menjaga Indonesia agar tangguh dan tumbuh, salah satunya dengan menjadi pribadi dan pejuang antikorupsi," ucap Firli.

Baca juga: Ketua KPK kembali kukuhkan 78 penyelidik dan 112 penyidik

Ia menilai bahwa arti kemerdekaan saat ini adalah ketika Indonesia benar-benar bersih dari segala bentuk korupsi.

"Kami berpendapat bahwa arti kemerdekaan Indonesia saat ini benar-benar tercapai apabila bangsa dan negeri ini bersih serta terbebas dari segala bentuk korupsi," katanya.

"Dengan semangat antikorupsi, mari kita isi kemerdekaan republik ini dengan memperkaya cipta dan karya yang baik dan berdaya guna agar "Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh" untuk mewujudkan cita-cita dan tujuan negara demi memenuhi kesejahteraan segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang cerdas dari Sabang sampai Merauke, mulai Miangas hingga Pulau Rote," tutup dia.

Pewarta : Benardy Ferdiansyah
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar