Indonesia juara umum kejuaraan panahan berkuda internasional di Turki

id panahan berkuda,panahan berkuda indonesia,international horseback archery

Indonesia juara umum kejuaraan panahan berkuda internasional di Turki

Perkumpulan Panahan Berkuda Indonesia (KPBI) keluar sebagai juara umum dengan memenangkan tiga kategori putra dan putri kejuaraan panahan berkuda internasional di di Ankara, Turki, 13-15 Agustus. ANTARA/dokumentasi Kedubes RI untuk Turki.

Jakarta (ANTARA) - Tim panahan berkuda Indonesia meraih prestasi gemilang dalam "International Horseback Archery Circular Track Championship 2021" yang berlangsung di Ankara, Turki pada 13-15 Agustus dengan keluar sebagai juara umum.

Kompetisi yang diikuti 37 peserta dari 10 klub panahan berkuda asal Turki, Denmark, dan Indonesia itu mempertandingkan tiga pranata trek untuk kategori putra dan putri, yaitu Cember Parkuru (trek lingkaran), Turan Parkuru (trek dengan target jarak jauh), dan Sur Parkuru (trek benteng).

Dari ketiga kategori itu, Indonesia yang diwakili Perkumpulan Panahan Berkuda Indonesia (KPBI) menyabet juara sektor putra dan putri, demikian siaran pers KBRI di Ankara yang diterima di Jakarta, Selasa.

Untuk kategori putra dimenangkan Najib Hardika dengan 257 poin. Sementara untuk sektor putri diamankan Arum Nazlus Shiobah dengan 247 poin.

Dengan demikian Tim Indonesia berhasil keluar sebagai juara umum mengalahkan juara bertahan tahun lalu yang diraih Tim Denmark.

Duta Besar Indonesia untuk Turki, Lalu Muhammad Iqbal beserta Staf KBRI Ankara turut hadir langsung memberikan dukungan penuh kepada Tim Indonesia yang bertanding.

"Selamat untuk KPBI sudah mewakili Indonesia dan menjadi juara umum kategori putra-putri, sehingga bendera Merah Putih berkibar dan lagu kebangsaan Indonesia Raya digemakan di Turki," kata Duta Besar Iqbal.

Prestasi membanggakan ini juga menjadi kado manis bagi Tanah Air yang tengah merayakan Hari Ulang Tahun ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca juga: Indonesia sabet gelar ganda dalam turnamen panahan berkuda di Turki

Pewarta : Roy Rosa Bachtiar
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar