Persiapan konstruksi Stasiun Glodok-Kota, MRT lakukan rekayasa lalin

id rekayasa,lalu lintas,MRT Jakarta,Stasiun Glodok,Stasiun MRT,MRT

Persiapan konstruksi Stasiun Glodok-Kota, MRT lakukan rekayasa lalin

Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan MRT Jakarta fase 2A di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (6/6/2021). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wsj.

Jakarta (ANTARA) - PT MRT Jakarta (Perseroda) melakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah jalan seiring dengan proyek CP203 MRT Fase 2A yang memasuki tahap pekerjaan persiapan konstruksi untuk Stasiun Glodok dan Stasiun Kota.

Paket proyek CP203 merupakan salah satu segmen pekerjaan konstruksi MRT Jakarta Fase 2A yang mencakup pembangunan stasiun bawah tanah Glodok dan Kota serta konstruksi terowongan sepanjang 690 meter dengan total panjang jalur sekitar 1,4 kilometer (km) mulai dari Mangga Besar hingga Kota Tua.

Pelaksana Tugas (Plt) Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta, Ahmad Pratomo dalam keterangan di Jakarta, Senin, menjelaskan, rekayasa lalu lintas akan mulai diberlakukan pada Rabu (1/9) mendatang sampai 30 November 2021.

"PT MRT Jakarta bersama Sumitomo Mitsui Construction Company Jakarta-Hutama Karya Joint Operation (SMCC-HK JO) selaku kontraktor pelaksana, akan melakukan rekayasa lalu lintas untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas selama pekerjaan tersebut berlangsung," kata Ahmad.

Pembangunan CP203 akan terintegrasi dengan konsep penataan Kota Tua yang telah dicanangkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang mengedepankan penataan area pejalan kaki dan manajemen rekayasa lalu lintas sebagaimana diatur dalam Pergub Nomor 36 Tahun 2014.

Baca juga: MRT Jakarta bagikan 76 tabung oksigen ke Dinkes DKI sambut HUT RI
Baca juga: MRT Jakarta raih tiga penghargaan GRC Award 2021


Pada pekerjaan persiapan konstruksi di tepi Jalan Pintu Besar Selatan, kontraktor melakukan pembukaan lahan dan persiapan area konstruksi, relokasi utilitas (PLN, PAM Jaya, drainase dan jaringan kabel telekomunikasi) serta relokasi Pos Polisi Glodok.

Kemudian, Jalan Pintu Besar Selatan baik sisi barat (arah Kota) maupun sisi timur (arah Glodok) yang semula terdiri dari 2 lajur kendaraan reguler dan 1 lajur TransJakarta, akan berubah menjadi 1 lajur kendaraan reguler dan 1 lajur TransJakarta

Saat pekerjaan konstruksi beralih ke sisi tengah Jalan Pintu Besar Selatan, periode 1-30 November, arus lalu lintas dari dari arah Glodok menuju Kota akan dialihkan ke Jalan Pancoran dan Jalan Pintu Kecil (arah ke pasar pagi Asemka) dengan sistem satu arah serta menata parkir pada badan jalan (on street parking) sisi utara Jalan Pancoran.

Sementara itu, arus lalu lintas dari arah Kota menuju Glodok akan dialihkan ke Jalan Pinangsia Raya (arah ke Glodok) dengan juga memberlakukan sistem satu arah dan menata parkir pada ruas Jalan Pinangsia Raya.

"PT MRT Jakarta (Perseroda) bersama Sumitomo Mitsui Construction Company Jakarta-Hutama Karya Joint Operation (SMCC-HK JO) selaku kontraktor pelaksana memastikan kenyamanan dan keselamatan para pengguna jalan tetap terjaga selama proses konstruksi berlangsung dengan memasang rambu lalu lintas, marka jalan dan lampu penerangan jalan umum (PJU)," kata Ahmad.

Pewarta : Mentari Dwi Gayati
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar