Pembukaan Gerakan UI Mengajar hadirkan sejumlah tokoh inspiratif

id UI, UI Mengajar, pembukaan UI mengajar,Pembukaan Gerakan UI Mengajar,Gerakan UI Mengajar hadirkan sejumlah tokoh,Gerakan UI Mengajar,Gerakan UI Mengaj

Pembukaan Gerakan UI Mengajar hadirkan sejumlah tokoh inspiratif

Flyer pembukaan acara UI Mengajar (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

Jakarta (ANTARA) - Gerakan UI Mengajar 11 akan mengadakan Grand Opening GUIM 11 bertemakan "Bentangkan Layar, Labuhkan Inspirasi" dengan menghadirkan sejumlah tokoh inspiratif yang akan diselenggarakan secara daring pada Ahad (5/9).

Sejumlah tokoh inspiratif dalam dunia pendidikan antara lain, Dra. Sri Wahyuningsih selaku Direktur Sekolah Dasar Kemendikbud, Radinka Qiera sebagai Chief Operating Officer dari Sekolah.mu, serta Shahnaz Safitri yang merupakan Psikolog serta Dosen Fakultas Psikologi di Universitas Indonesia.

Dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat, acara itu diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap permasalahan pendidikan di daerah pelosok dan termotivasi untuk berkontribusi melalui kegiatan pengabdian masyarakat, khususnya bidang pendidikan.

Gerakan UI Mengajar menyasar Kabupaten Sumedang sebagai wilayah yang akan menerima manfaat dan semangat inspirasi dari panitia dan pengajar Gerakan UI Mengajar.

Pembicara pertama, Sri Wahyuningsih, akan membahas lebih dalam terkait bagaimana pandemi Covid-19 ini mempengaruhi pendidikan sekolah dasar di daerah pelosok negeri yang disertai dengan data permasalahan dan kondisi terutama dalam hal fasilitas, pemerataan pendidikan, hingga angka putus sekolah. Lebih lanjut, Sri Wahyuningsih akan memaparkan progress serta hambatan yang ditemukan pemerintah dalam membangun sistem pendidikan yang lebih baik di Indonesia. Sri Wahyuningsih pun akan mencoba mengajak peserta Grand Opening GUIM 11 untuk turut mengambil peran mendukung upaya pemerintah dalam memajukan pendidikan.

Pembicara kedua, Radinka Qiera sebagai COO dari platform edukasi Sekolah.mu, akan menjelaskan pandangannya terkait permasalahan pendidikan anak di Indonesia serta memaparkan ketertinggalan teknologi di daerah pelosok tanah air dan akibatnya dari segi pendidikan. Tak lupa, Radinka juga akan menyampaikan ide inovasi dan solusi yang bisa dilakukan mahasiswa untuk membenahi ketimpangan pendidikan akibat ketertinggalan teknologi di daerah pelosok ini. Lalu, Radinka juga akan membagikan pengalamannya dalam menerapkan metode belajar blended learning di Sekolah.mu saat pandemi ini.

Pembicara terakhir, Shahnaz Safitri, seorang psikolog dan dosen Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, akan menjelaskan pandangannya terhadap pendidikan anak di Indonesia serta pengaruh pandemi Covid-19 bagi pendidikan dasar daerah pelosok terutama pada keadaan psikologis anak. Shahnaz juga akan menceritakan pengalaman, pembelajaran, dan tantangan dalam penerapan metode belajar blended learning pada masa pandemi kepada anak dan ditutup dengan ajakan kepada mahasiswa untuk terlibat aktif dalam dunia pendidikan khususnya di pelosok negeri.

Gerakan UI Mengajar sebagai gerakan pengabdian masyarakat yang menyasar pendidikan tidak hanya mendukung pendidikan sekolah dasar sebagai sasaran kegiatan utamanya, melainkan juga mendorong para pemuda yang sudah menempuh pendidikan tinggi sekalipun melalui kegiatan ini.

Pewarta : Indriani
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar