Menko PMK: Hari Santri momentum kobarkan semangat membangun Indonesia

id peringatan hari santri,Perpres 82/2021,Pesantren

Menko PMK: Hari Santri momentum kobarkan semangat membangun Indonesia

Tangkapan layar - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy saat membuka peringatan Hari Santri 2021, Selasa (21/9/2021). ANTARA/Asep Firmansyah/Youtube-Pendis Channel.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyatakan Peringatan Hari Santri 2021 menjadi momentum bagi para santri mengobarkan semangat membangun Indonesia yang lebih baik.

"Mari kita kobarkan dan kita jadikan Peringatan Hari Santri sebagai momentum untuk terus kita menggencarkan dan mengobarkan semangat membangun Indonesia yang lebih baik, utamanya di masa pandemi ini," ujar Muhadjir saat memberikan sambutan dalam Peringatan Hari Santri 2021 yang diikuti secara virtual di Jakarta, Selasa.

Muhadjir mengatakan peran santri dan pesantren saat ini sangat vital dalam mempertahankan persatuan dan kesatuan di tengah perbedaan.

Baca juga: Menag ajak santri miliki komitmen bela Tanah Air di sepanjang hidupnya

Santri juga didorong untuk menjadi agen moderasi beragama di tengah-tengah masyarakat guna menghalau segala ancaman ideologi yang dapat merusak persatuan.

Ia memandang peran santri dan pesantren juga sudah setara dan tak lagi mengalami perbedaan perlakuan sejak disahkannya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2021 tentang Pesantren yang mengatur mengenai penyelenggaraan fungsi pendidikan, fungsi dakwah dan fungsi pemberdayaan masyarakat.

Di samping itu, pengesahan Peraturan Presiden Nomor 82/2021 semakin menegaskan pentingnya kehadiran pesantren dalam pembangunan manusia lewat peningkatan kualitas pendidikan.

Baca juga: Kemenag minta santri Tebuireng-Jombang harus kuasai teknologi

"Artinya pesantren dan para santri telah berada di arus utama sistem pendidikan nasional kita. Dan ini suatu pengakuan yang tidak ternilai untuk kepentingan kita semua untuk membangun Indonesia ke depan dengan rahmatan lil'alamin," kata Muhadjir.

Sementara itu, Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto mengatakan sumber daya manusia yang besar hingga mencapai kurang lebih lima juta santri menjadi modal dalam membangun negeri, utamanya di masa pandemi COVID-19.

Baca juga: Menko PMK tinjau RS Lapangan COVID-19 di Balerejo Madiun

Menurut dia, para santri mesti terketuk hatinya dan terpanggil dalam menyukseskan serta membantu segala program pemerintah dalam menanggulangi pandemi COVID-19.

"Santri terpanggil untuk ikut menyukseskan, ikut bersatu padu menghadapi pandemi yang sungguh luar biasa kontraksinya terhadap sendi kehidupan kita. Mudah-mudahan akan melahirkan santri-santri yang hebat dunia akhirat, hebat ilmu pengetahuan dengan landasan iman dan taqwa," kata dia.

Baca juga: Muhadjir: Pembelajaran tatap muka bisa berjalan bersamaan vaksinasi

 

Pewarta : Asep Firmansyah
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar