Kapolda Metro Jaya resmikan ruang arsip STNK Ditlantas Polda

id Polda Metro Jaya

Kapolda Metro Jaya resmikan ruang arsip STNK Ditlantas Polda

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran (kanan) meresmikan ruang arsip STNK Ditlantas Polda Metro Jaya usai dalam rangka peringatan HUT Lantas Bhayangkara ke-66 yang digelar di Polda Metro Jaya, Kamis (23/9). ANTARA/HO-Polda Metro Jaya

Jakarta (ANTARA) - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran meresmikan ruang arsip STNK Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya yang telah direvitalisasi dalam rangkaian peringatan HUT Lantas Bhayangkara ke-66.

"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi  kepada jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya yang memiliki dedikasi melakukan perubahan dan membuat inovasi mewujudkan Kamseltibcar (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran)  lalu lintas," kata Fadil, dalam keterangannya, Kamis.

Menurut Fadil,  revitalisasi ruang arsip STNK tersebut menggunakan berbagai teknologi canggih yang akan meminimalisir kontak antara petugas dan masyarakat dalam rangka pencegahan COVID-19.

Sementara itu, Pamin Arsip STNK Polda Metro Jaya, Iptu Hari Santoso, mengatakan, pihaknya akan terus melakukan perubahan ke arah lebih baik, dengan menyempurnakan segala bentuk kekurangan.

"Upaya yang telah kami lakukan memang belum sempurna, tapi kami akan terus berusaha melakukan pembenahan dan membuat manajemen arsip lebih baik lagi, dengan memanfaatkan teknologi yang makin terus berkembang," ujar Hari.

Baca juga: Polda Metro Jaya peringati HUT Lantas Bhayangkara ke-66

Polda Metro Jaya pada peringatan HUT Lantas Bhayangkara ke-88 juga meluncurkan buku berjudul "Berlayar Di Tengah Badai" yang berisi catatan dan kisah petugas Ditlantas Polda Metro Jaya di garis depan perang melawan COVID-19.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, mengumumkan 43 personelnya gugur dalam perang melawan pandemi COVID-19 yang melanda wilayah Jakarta dan sekitarnya.

"Ada 43 anggota kami yang telah gugur mendahului kita karena terkena COVID-19 dan rata-rata mereka berjuang di garis terdepan, baik saat penyekatan maupun pada pelayanan masyarakat," kata Sambodo.

Perwira menengah kepolisian itu juga menyampaikan bahwa gugur dalam tugas adalah risiko bagi personel kepolisian yang bertugas sebagai garda terdepan dalam perang melawan pandemi COVID-19.

Sambodo berharap, ke depannya seluruh lapisan masyarakat semakin sadar akan pentingnya protokol kesehatan yang pada akhirnya akan mengakhiri pandemi COVID-19.

Baca juga: Polda Metro berlakukan sanksi tilang bagi pelanggar ganjil-genap
Baca juga: Ditlantas Polda Metro bagikan paket sembako jelang HUT Korlantas

Pewarta : Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Riza Harahap
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar