Kemensos-Pemda bersinergi selesaikan penyaluran "buffer stock" di Luwu

id buffer stock, kabupaten luwu, kemensos

Kemensos-Pemda bersinergi selesaikan penyaluran "buffer stock" di Luwu

Penyaluran cadangan makanan untuk lumbung sosial atau "buffer stock" bagi warga terdampak bencana Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan, Minggu (10/10/2021). (ANTARA/HO-Kemensos)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Sosial bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan menyelesaikan penyaluran buffer stock atau cadangan makanan untuk lumbung sosial bagi warga terdampak bencana.

Kasubdit Penanganan Korban Bencana Alam Kemensos Muhammad Delmi menyambut baik sinergitas penanganan bencana di Luwu dengan pendistribusian buffer stock ke delapan titik lumbung sosial.

“Bahan makanan disimpan di beberapa tempat seperti sekolah, kantor desa, kantor camat,” kata dia dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Selasa.

Distribusi buffer stock merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Sosial Tri Rismaharini saat berkunjung ke Luwu beberapa waktu lalu.

Proses distribusi ke gudang yang dibangun di Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan berjalan dengan sinergitas berbagai pihak, yakni unsur dari TNI/Polri, Tagana dan Dinsos Kabupaten Luwu dan keterlibatan relawan.

Baca juga: Risma siapkan delapan titik "buffer stock" untuk penyintas banjir Luwu

Baca juga: Mensos koordinasi Kementerian PUPR perbaiki alur sungai Luwu


Risma sebelumnya telah memberikan santunan Rp60 juta kepada Ibu Marhida yang merupakan ibu kandung dari empat korban longsor di Ilan Batu.

Kemensos juga menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji 481 paket, makanan anak 700 paket, matras 250 lembar, selimur 215 lembar, family kids 300 paket, kasur30 unit, peralatan dapur keluarga 15 paket, food ware 25 paket, kids ware 50 paket, serta perahu karet satu unit, total bantuan senilai Rp445 juta.

Bupati Luwu Basmin Matayyang terima kasih atas bantuan dan perhatian Kementerian Sosial untuk masyarakat terdampak. Dia mengatakan penyaluran bahan makan berlangsung secara bertahap di 8 titik di wilayah Walenrang dan Lamasi, dan selesai pada Minggu (10/10).

Pemkab Luwu berniat masih mendorong sinergitas penanganan bencana di Luwu khususnya dari Kementerian Sosial RI. Pemkab Luwu merencanakan pendirian Kampung Siaga Bencana (KSB) dengan sharing anggaran dari kedua pihak.

“Kami berterima kasih kepada Ibu Risma dan seluruh jajaran Kemensos yang luar biasa responsif dan telah membantu penanganan bencana tidak hanya pasca bencana, tetapi juga pra dan saat bencana terjadi,” kata Basmin.

Baca juga: Mensos instruksikan penyiapan stok sembako bagi penyintas bencana Luwu

Baca juga: Gubernur Sulsel instruksikan Dinsos persiapkan logistik tambahan


 

Pewarta : Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar