Unimed beri bonus peraih medali PON XX Papua

id berita sumut,unimed beri bonus, berita medan terkini,unimed bei bonus peraih medali pon xx papua

Unimed beri bonus peraih medali PON XX Papua

Rosalina Simanjuntak, mahasiswi Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Unimed, meraih medali emas untuk tim wushu Sumatera Utara pada PON XX di Papua. ANTARA/HO.

Medan (ANTARA) - Universitas Negeri (Unimed) akan memberikan bonus kepada mahasiswa/i peraih medali pada kegiatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua.

"Kita apresiasi mahasiswa Unimed yang memperkuat Kontingen Provinsi Sumatera Utara pada PON XX di Papua," kata Rektor Unimed Dr Syamsul Gultom pada saat acara Media Gathering di Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Kamis.

Ia menyebutkan, prestasi meraih medali yang diperoleh mahasiswa Unimed di PON Papua tidak hanya mengharumkan nama Kontingen Provinsi Sumut, tetapi juga Unimed.

Baca juga: Mahasiswi Unimed raih medali emas PON XX di Papua

"Jadi, wajar mahasiswa yang sudah bekerja keras meraih medali di PON Papua, diberikan berupa tali asih," ujarnya.

Syamsul menjelaskan, pemberian bonus kepada mahasiswa sebagai bentuk kepedulian, karena sudah capek berjuang di PON.

"Dengan pemberian bonus tersebut, diharapkan ke depan mahasiswa Unimed semakin bersemangat untuk mendapatkan medali di Tingkat Nasional maupaun Tingkat Asia," katanya.

Sebelumnya, Rosalina Simanjuntak, mahasiswi Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Medan (Unimed), meraih medali emas untuk tim wushu Sumatera Utara pada PON XX di Papua, Minggu (4/10).

Rosalina memperoleh medali emas setelah mengalahkan Amanda Loupatty atlet DKI Jakarta nomor sanda 52kg putri PON XX Papua di GOR Futsal KONI, Merauke.

Sementara itu, wushu menjadi cabang olahraga yang pertama kali dipertandingkan di Merauke. Cabang olahraga wushu digelar dari tanggal 29 September hingga 3 Oktober 2021, dengan memperebutkan 23 medali emas dari nomor Taolu (seni jurus) dan Sanda (tanding).

Baca juga: Wushu Sumut penuhi target perolehan medali

 

Pewarta : Munawar Mandailing
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar