Ongen Saknosiwi bantu persiapan Daud Yordan jelang duel di Thailand

id Daud Yordan,Tinju,IBA,Ongen Saknosiwi,boxing,Jansen Hebi Marapu

Ongen Saknosiwi bantu persiapan Daud Yordan jelang duel di Thailand

Jansen Hebi Marapu (kiri) dan Ongen Saknosiwi (kanan) turut andil membantu persiapan Daud Yordan (tengah) dalam persiapan duel melawan petinju asal Thailand Rachata Khaophimai yang dijadwalkan bergulir di Pattaya, Thailand, 19 November 2021. (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

Jakarta (ANTARA) - Daud Yordan terus melakukan persiapan jelang duel melawan petinju Thailand Rachata Khaophimai, salah satunya menggelar latih tanding bersama petinju Indonesia seperti Ongen Saknosiwi.

Ongen Saknosiwi turut andil sebagai mitra lawan latih tanding atau sparring partner dalam persiapan Daud Yordan menuju pertandingan bertajuk MPRO Evolution Fight Series 2021 yang dijadwalkan berlangsung di Pattaya, Thailand, 19 November 2021.

Kepada ANTARA, Rabu, Ongen mengatakan latihan bergulir di sasana XBC Boxing Camp, Tangerang Selatan.

Baca juga: Daud Yordan kembali naik ring lawan petinju Thailand Oktober mendatang

Ongen sangat antusias menjadi mitra latih tanding Daud. Sebab, menurutnya banyak pelajaran yang bisa dipetik dari Daud Yordan yang notabene lebih senior dalam dunia adu jotos.

"Bang Daud sangat siap untuk pertandingan ini. Dengan menjadi lawan latih tanding, saya juga banyak belajar dari segi pukulan, teknik, dan semuanya," ujar Ongen.

Petinju tak terkalahkan dalam delapan pertandingan itu pun memiliki keyakinan Daud Yordan dapat meraih kemenangan pada pertandingan nanti.

"Pukulan Bang Daud keras dan cepat. Stamina juga sangat baik. Saya rasa Bang Daud siap untuk pertandingan ini," kata Ongen.

Selain Ongen, Daud Yordan juga mendapat dukungan dari petinju Indonesia lainnya. Sebut saja Jansen Hebi Marapu dan Stevie Ongen Ferdinandus yang juga berperan sebagai lawan latih tanding. Selain itu, Daud Yordan juga berada dalam arahan pelatih lamanya, Edin Diaz.

Baca juga: Daud Yordan pastikan masih berstatus pemegang gelar juara dunia

Bagi Daud, pertandingan di Negeri Gajah Putih nanti merupakan kali pertama setelah dua tahun lamanya tak naik ring.

Kali terakhir, petinju asal Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat itu berlaga ketika mengalahkan petinju asal Afrika Selatan, Michael Mokoena, di Jatim Park 3, Batu, 17 November 2019.

Kemenangan tersebut sekaligus membuat Daud Yordan menjadi pemegang gelar juara dunia kelas ringan super (63,5kg) versi IBA dan WBO Oriental.

Pada kesempatan yang sama, Ongen juga sukses menyandang gelar juara dunia IBA kelas bulu (57,1kg) usai mengalahan petinju Filipina, Marco Demecillo.

Adapun secara keseluruhan, Daud Yordan saat ini mengantongi rekor 40 (28KO) menang dan empat kali kalah.

Sementara lawan yang akan dihadapi, Rachata Khaophimai, sepanjang karier tinju profesional tak terkalahkan dalam tujuh pertandingan.

Baca juga: Daud Yordan tetap jaga motivasi setelah hampir dua tahun tak naik ring
Baca juga: Pertandingan Daud "Cino" Yordan tertunda karena COVID-19

Pewarta : Muhammad Ramdan
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar