Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Agus Pahlevi mengatakan kemajuan pariwisata yang ingin dicapai Indonesia tak bisa hanya digenjot oleh satu pihak, namun memerlukan kolaborasi dari banyak orang.

"Kemajuan pariwisata adalah akibat dari sinergitas dan kolaborasi dari berbagai pihak," kata Reza dalam webinar, Kamis.

Dia mengemukakan, pariwisata adalah masa depan perbaikan ekonomi masyarakat Indonesia yang dibangun bersama-sama dan hasilnya dinikmati bersama. Maka, tepat ketika pemerintah daerah di seluruh provinsi berlomba-lomba mencanangkan diri jadi destinasi wisata, dengan harapan banyak wisatawan berkunjung, dampak ekonomi akan dirasakan oleh masyarakatnya.

"Indonesia punya keunikan landscape dan keragaman tradisi budaya, aset tak ternilai, dan potensi besar untuk dijadikan wisata berkelas dan berkualitas," katanya.

Menurut Agus, pariwisata yang berkualitas bersangkutan dengan empat faktor, yakni bisa meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat setempat, bisa memberi kepuasan terhadap wisatawan, berkelanjutan dan berkembang.

Masyarakat setempat yang merasakan dampak positif dari pariwisata tentunya akan bisa menjadi tuan rumah yang baik dan memberikan kepuasan terhadap pengunjung.

Ia mengatakan, pariwisata ke depannya harus menerapkan konsep ekowisata, yakni pengembangan berbasis pemberdayaan masyarakat sehingga terjadi transfer ilmu, membuat terjadinya konservasi tradisi budaya, pemerataan ekonomi dan tercapainya kepuasan wisatawan.

Sementara itu, fasilitas seperti akses yang baik, amenitas yang baik juga atraksi yang baik akan memberikan pengalaman tak terlupakan bagi wisatawan.

Di sisi lain, seluruh aspek dalam kepariwisataan juga harus berkelanjutan, katanya.

"Wisatawan yang datang harus datang kembali dengan membawa wisatawan baru," katanya.

Selain itu, usaha di bidang pariwisata terhadap masyarakat pun harus tetap terjaga dan meningkat. Demikian juga kelestarian alam, tradisi dan budaya tetap terjaga demi keseimbangan ekosistem.

"Kolaborasi untuk berinovasi dalam menciptakan produk yang beradaptasi dengan kondisi wisatawan saat ini sehingga mencapai pariwisata yang berkualitas," kata dia.

Baca juga: Pemerintah tambah 3 "pilot project" pengelolaan sampah wisata bahari

Baca juga: Sandiaga Uno: RI fokus tingkatkan kualitas profesional pariwisata

Baca juga: Menparekraf optimis pariwisata Jakarta menggeliat setelah IKN pindah


 

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2022