Sejumlah wilayah di Depok terendam banjir

id jakarta banjir, banjir jakarta, ancaman banjir, genangan air, waspada banjir, depok banjir, rumah terendam banjir

Personil TNI dari Kodim 0508 berusaha memperbaiki tanggul Kali Laya yang jebol di kawasan Perumahan Cimanggis, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Senin (13/1). Pemerintah kota Depok menggelontorkan dana Rp 2,8 miliar untuk perbaikan tanggul serta bantunan bagi warga korban banjir, dan diperkirakan penambalan tanggul Kali Laya tersebut memakan waktu hingga seminggu kedepan. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

Depok (ANTARA News) - Hujan deras sepanjang Senin mengakibatkan sejumlah wilayah di Kota Depok, Jawa Barat, terendam air dan tanggul Kali Laya di Cimanggis yang jebol membuat banjir semakin parah.

Akibat banjir yang melanda sejumlah wilayah Depok, banyak warga yang terhambat aktivitas dan tidak masuk kerja.

"Saya tidak masuk kerja hari ini karena rumah saya terendam banjir," kata Muhammad, warga kampung Lio Depok, Senin.

Ia mengatakan hujan yang terus mengguyur sepanjang Minggu dan Senin menyebabkan rumahnya terendam air hingga 50 cm. "Tapi Senin sore banjir mulai surut dan tinggal bersih-bersih," ujarnya.

Wilayah Depok yang dilanda banjir yaitu Taman Duta dan juga Bukit Cengkeh, Cimanggis, akibat jebolnya Kali Laya. Banjir di daerah tersebut merupakan langganan setiap tahun.

Sementara itu Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail langsung terjun ke lokasi banjir akibat tanggul Kali Laya yang jebol.

"Kita bergerak secepat mungkin, dan seresponsif mungkin, untuk mempercepat perbaikan, agar air dapat mengalir dari hulu ke hilir," katanya.

Ia berharap agar tanggul darurat yang saat ini dikerjakan cepat selesai, sehingga bisa meredakan banjir di daerah tersebut.

Wali kota juga meninjau posko banjir, dan tempat pengungsian warga, yang sebagian berada di Masjid Al-Muqarrabiin.

Bantuan sembako juga diberikan oleh beberapa organisasi masyarakat kepada korban banjir. "Ini merupakan tugas kita bersama, dalam membantu masyarakat yang terkena musibah," katanya. (F006/I007)

Pewarta : Feru Lantara
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar