SAR evakuasi korban tenggelam air terjun Buleleng

id air terjun buleleng, korban tenggelam, tim sar denpasar

Ilustrasi - Orang Tenggelam (ANTARANews /Andre Angkawijaya)

Denpasar (ANTARA News) - Petugas Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Denpasar dengan dibantu aparat keamanan dan masyarakat setempat mengevakuasi dua korban tewas karena tenggelam di Air Terjun Tembok Barak di Desa Sambangan, Kabupaten Buleleng, Bali.

Kepala SAR Denpasar Ketut Gede Ardana di Denpasar, Senin, menjelaskan kedua korban merupakan siswi SMK Kesehatan Widya Dharma Bali yakni Kadek Dwi Asmarani (17) asal Desa Pegadungan Buleleng dan Ni Luh Devi Cahyani (17) asal Gerogak Buleleng.

Menurut Ardana, petugas mendapatkan laporan korban tenggelam sekitar pukul 10.30 WITA dari petugas Babinsa Sambangan Sertu Bayu.

Sebelumnya para siswa sekolah tersebut berangkat ke objek wisata alam tersebut sekitar pukul 08.00 WITA untuk melakukan wisata ke air terjun tersebut dalam rangka jeda semester.

Meski telah diperingatkan guru pendamping, lanjut dia, tiga orang pelajar kemudian berenang mendekati air terjun.

Namun tiba-tiba ketiganya tenggelam yang diduga karena terseret arus kuat di dalam air terjun.

Satu orang korban diselamatkan oleh pemandu setempat namun dua orang lainnya tenggelam.

Sebanyak enam personel SAR denpasar yang sedang bertugas di Pos Aju Les Buleleng berangkat ke lokasi kejadian dan menyusul bergerak dari Pos SAR Buleleng empat orang personel SAR.

SAR juga mengerahkan tim selam sebanyak empat orang untuk mencari kedua korban.

Setelah tim SAR gabungan bersama masyarakat setempat melakukan pencarian, akhirnya sekitar pukul 11.40 WITA, korban Ni Luh Dewi Cahyani dan Kadek Dwi Asmarani ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Kedua jenazah selanjutnya dibawa menuju RSUD Buleleng dengan menggunakan ambulance PMI.

Pewarta : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar