Pelni-BUMN sediakan 23.908 tiket mudik gratis

id mudik gratis,bumn dan pelni

Dokumentasi Warga melakukan verifikasi data saat mendaftar Mudik Bareng BUMN bersama PT Jasa Raharja (Persero) di gedung Nyi Ageng Serang, Jakarta, Selasa (15/5/2018). Sebanyak 62 BUMN yang tergabung melalui program Mudik Bareng BUMN 2018 menggelar pendaftaran mudik gratis bagi masyarakat dengan target 200.000 pemudik sebagai wujud komitmen BUMN Hadir Untuk Negeri. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Jakarta (ANTARA News) - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) bersinergi dengan 23 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyediakan 23.908 tiket mudik gratis ke berbagai jurusan pada masa angkutan Lebaran 2018.

"Kami bekerja sama dengan BUMN, seperti Mandiri, Pelindo, Jasa Raharja, dan lainnya, untuk memberangkatkan pemudik gratis ke seluruh Indonesia, dengan memakai kapal ini salah satunya," kata Direktur Armada Pelni, Tukul Harsono, pada kunjungan media ke KM. Gunung Dempo di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis.

Ada pun BUMN yang terlibat dalam program "Mudik Gratis Bareng BUMN" untuk pengangkutan menggunakan kapal laut, di antaranya BRI, BNI, Bank Mandiri, Pupuk Indonesia, Jasa Marga, Jasa Raharja, Askrindo, Jiwasraya, Pelindo I, Pelindo III, RNI, Telkom, Pertamina, Jasindo, Jamkrindo dan Bulog.

Selain dengan BUMN, Pelni dipercaya Kementerian Perhubungan untuk mengangkut pemudik sepeda motor dari Jakarta ke Semarang pergi dan pulang.

Mudik gratis sepeda motor dimulai 9 Juni hingga 22 Juni 2018. Pendaftaran mudik sepeda motor telah dibuka sejak 23 Maret akan berakhir 2 Juni 2018.

Pemudik sepeda motor dapat mendaftar melalui aplikasi, selanjutnya diverifikasi waktu kepastian keberangkatan.

"Mudik gratis untuk kendaraan motor, sekali angkut bisa muat 1.250 dari Tanjung Priok menuju Semarang," kata Tukul.

Pada masa puncak arus mudik (peak season), Pelni akan memberangkatkan kapal angkutan sepeda motor setiap hari dengan frekuensi keberangkatan empat kali sehari.

"Dalam `peak season` ini ada empat keberangkatan ke Semarang dan empat ke Jakarta. Ditambah lagi dengan kapal-kapal perintis yang direkomendasikan Kementerian Perhubungan," kata dia.

Pewarta : Mentari Dwi Gayati
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar