DKI cabut aturan syarat imunisasi saat daftar SD dan TK

id Anies Baswedan, Syarat Imunisasi,Daftar sekolah

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (ANTARA /Muhammad Adimaja)

Jakarta (ANTARA News) - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memerintahkan Dinas Pendidikan mencabut Surat Edaran Nomor 37/SE/2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada 30 April 2018 dengan mengapus syarat imunisasi saat masuk sekolah bagi calon peserta didik baru, baik tingkat taman kanak-kanak (TK) maupun sekolah dasar (SD).

"Surat edaran yang itu akan dicabut dan akan diterbitkan surat edaran yang baru. Surat edaran baru dari Kadisdik dan Kadis Kesehatan esok dikeluarkan (Selasa)," kata Anies saat konperensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Senin.

Dia menegaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan semua pihak memiliki komitmen untuk memastikan semua anakJ akarta mendapatkan hak-haknya untuk hidup sehat.

"Diantaranya adalah hak untuk dapat imunisasi, dan pemerintah memiliki kewajiban untuk menunaikan semua hak anak itu termaksud memberi imunisasi," kata Anies.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak ingin anak-anak yang mendaftar ke sekolah tidak bisa bersekolah hanya karena tidak melengkapi syarat imunisasi.

"Kita ingin semua anak dapat pendidikan, bagi mereka yang belum bisa menunjukkan kartu imunisasi akan disiapkan formulir untuk nantinya diproses oleh Dinas Kesehatan," kata Anies.  "Kita tidak ingin ada anak tidak bisa sekolah karena tak punya kartu imunisasi. Jadi sekarang semua anak boleh daftar dan harus bawa kartu imunisasi."

Bagi yang tidak bisa menunjukkan kartu itu maka Pemda akan menyiapkan form agar mendapatkan imunisasi dari Dinas Kesehatan.

Pewarta : Susylo Asmalyah
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar