Jasa Marga: Gerbang tol Gadog ramai lancar

id tol gadog,jasa marga jagorawi,arus mudik

Dokumen foto kepadatan kendaraan yang keluar di pintu tol Ciawi, Gadog menuju jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)

Cibinong, Bogor (ANTARA News) - Petugas Jasa Marga Cabang Jagorawi (Jakarta-Bogor-Ciawi) menyatakan situasi arus lalulintas di Gerbang Tol Gadog, Jawa Barat, terpantau ramai lancar, pada dua hari menjelang (H-2) Idul Fitri 1439 Hijriah.

"Itu mengalami penurunan yang di mana pada H-3 pukul 17.00 hingga dini hari sedikit mengalami peningkatan," kata Hubungan Masyarakat Jasa Marga Jagorawi, Ryan di Cibinong, Rabu.

Menurut dia penurunan jumlah tersebut dikarenakan masyarakat lebih memilih transportasi umum, seperti kereta api, bus dan pesawat daripada kendaraan pribadi.

Hal tersebut, dinilainya, tentunya pada ruas jalan tol mengalami penurunan jumlah pengguna jalan bagi yang melewati Gerbang Tol Gadog maupun Ciawi (KM.43+000).

Namun, ia mengemukakan, lonjakan akan kembali terjadi pada hari Sabtu (16/6) hingga Minggu (17/6). Itu dikarenakan masyarakat biasanya mengunjungi tempat-tempat wisata bersama keluarga.

Selain itu pada tempat-tempat kuliner khas yang menjadi salah satu favorit kunjungan pada daerah setempat.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengawasan Dishub Kabupaten Bogor, Bisma Wisuda mengatakan lonjakan arus mudik pada hari ini sedikit lenggang.

Hal tersebut biasa terjadi, tetapi ini belum dapat diprediksi secara pasti, karenanya pemudik yang menggunakan sepeda motor masih terlihat cukup banyak.

"Mereka melalui Simpang Gadog untuk menuju kearah Sukabumi, Cianjur dan sekitar Bandung yang menjadi tujuannya," kata Ryan.

Oleh karena itu, ia mengemukakan, pemudik diminta untuk lebih berhati-hati dalam memaju kendaraannya karena di ruas jalan Gunung Mas-Cisarua masih ada perbaikan pembangunan infrastruktur pasca terjadinya longsor beberapa bulan lalu, dan masih banyak material pasir yang berserakan hingga ke jalan.

Pewarta : Mayolus Fajar Dwiyanto
Editor: Priyambodo RH
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar