Bulungan siapkan Puskesmas ramah anak

id puskesmas ramah anak,yohana yembise,menteri pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak

Ilustrasi - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise memberikan bantuan kepada Puspaga Saturasa Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Jakarta, Senin (17/09/2018). (ANTARA/ Martha Herlinawati Simanjuntak

Bulungan, Kalimantan Utara, (Antara) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise menyatakan dukungannya kepada pelayanan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) yang ramah anak. 

"Kami akan dukung terus puskesmas ramah anak," kata Yohana saat mengunjungi Puskesmas Tanjung Selor, Bulungan, Kalimantan Utara, Senin. 

Yohana memberikan piagam inisiator puskesmas ramah anak kepada Puskesmas Tanjung Selor.

Dia mengatakan pihaknya akan memberikan edukasi terkait penyelenggaraan wilayah dan pelayanan yang ramah anak kepada puskesmas itu. 

Setelah mengunjungi SD negeri 006 Tanjung Selor, Yohana mengunjungi Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tanjung Selor untuk memastikan pelayanan puskesmas yang ramah anak. 

Di puskesmas itu, Yohana mengunjungi antara lain poli gizi,  poli anak, tempat bermain anak, dan ruang laktasi. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara Budi Santoso mengapresiasi kunjungan menteri dalam  mendorong pelayanan ramah anak baik di bidang kesehatan maupun pendidikan. 

"Ramah anak kita tanamkan sejak dini," tuturnya.

Dia mengatakan dengan adanya puskesmas ramah anak, maka gambaran dulu di mana anak takut ke puskesmas akan hilang. 

Anak-anak baik sakit maupun sehat dapat merasa nyaman saat berada di puskesmas. 

"Untuk Bu Menteri, walaupun di utara jauh, tolong kita diperhatikan. Jika ada pelatihan hal baru, edukasi yang baru tolong kami diundang terutama untuk pendekatan untuk ramah anak," ujarnya.

Dia berharap puskesmas yang ada di wilayah itu secara bertahap dapat menerapkan sistem pelayanan ramah anak.*

 

Pewarta : Martha Herlinawati S
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar