PT KAI Sumut siapkan 424 petugas jaga keamanan angkutan Lebaran

id KAI Sumut, angkutan Lebaran, petugas keamanan, berita Sumit terkinii, berita sumut hari inu, antara sumut, evalisa s,ramadhan 1440 H,sambut ramadhan,t

Manager Humas PT KAI Sumut M. Ilud Siregar (ANTARA/Evalisa Siregar)

Medan (ANTARA) - Manajemen PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre I Sumut menyiapkan 424 petugas untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan penumpang kereta api saat mudik dan balik Lebaran 2019.

"Sebanyak 424 personel pengaman yang disiapkan itu terdiri dari 386 petugas PT KAI Sumut dan sisanya atau 38 lainnya dari TNI dan Polri," ujar Manager Humas PT KAI Divre I Sumut M. Ilud Siregar di Medan, Jumat.

Dia mengatakan personel keamanan itu untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan di perlintasan-perlintasan sebidang dan melindungi penumpang.

"Manajemen KAI memang mengoptimalkan pengamanan, tetapi penumpang diminta ikut berpartisipasi penuh," katanya.

Partisipasi penumpang itu, antara lain dengan mematuhi ketentuan yang diberlakukan manajemen, termasuk tidak menggunakan perhiasan emas yang berlebihan.

PT KAI Sumut menetapkan masa angkutan Lebaran 2019 selama 22 hari, yakni mulai  26 Mei hingga 16 Juni 2019.

Manajemen, ujar Ilud, memprediksi arus mudik akan mengalami puncaknya pada Jumat (31/5), sedangkan puncak arus balik terjadi pada Minggu (9/6) .

"Manajemen memprediksi peningkatan volume penumpang di Lebaran 2019 minimal naik satu persen dari 306.946 di Lebaran 2018 atau menjadi 310.467," katanya.

Untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat akan moda transportasi angkutan Lebaran , PT KAI menyediakan 14 perjalanan KA reguler terdiri atas KA jarak jauh dan sedang dengan jumlah kursi 7.772 per hari dan 34 perjalanan KA lokal 10.812 kursi atau totalnya 18.584 per hari.

"Kalau ditotal, maka pada masa angkutan Lebaran Tahun 2019, ada 408.854 kursi KA yang disiapkan," katanya.

Jumlah 408.854 kursi itu masing-masing kelas eksekutif 15.400 kursi, bisnis (47.896) , ekonomi (107.694), dan KA lokal (237.864).
 


Pewarta : Evalisa Siregar
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar