Atasi kekeringan di Banyumas, ratusan ribu liter air didistribusikan

id kekeringan,banyumas jateng,bantuan air bersih

Tim BPBD Banyumas, Jateng melakukan distribusi air bersih ke wilayah terdampak kekeringan. (FOTO ANTARA/dok. pribadi)

Purwokerto (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah hingga saat ini telah mendistribusikan sebanyak 370.000 liter air bersih ke desa-desa yang terdampak kekeringan di wilayah setempat.

"Menurut data terakhir sudah sebanyak 74 tanki atau setara 370.000 liter air yang didistribusikan kepada warga yang membutuhkan," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyumas, Ariono Poerwanto di Purwokerto, Kamis.

Dia menyebutkan, pihaknya telah mendistribusikan enam tanki air atau 30.000 liter ke Desa Karanganyar Kecamatan Patikraja. Selain itu, 10 tanki atau 50.000 liter ke Desa Nusadadi, Kecamatan Sumpiuh, tiga tanki atau 15.000 liter ke Desa Karanggendang, Kecamatan Sumpiuh.

Pihaknya juga telah mendistribusikan delapan tanki atau 40.000 liter air ke Desa Tenggiri, Kecamatan Karanglewas dan tujuh tanki atau 35.000 liter ke Desa Tamansari, Kecamatan Karanglewas.

Selain itu, pihaknya mendistribusikan lima tanki atau 25.000 liter air ke Desa Banjarparakan, Kecamatan Rawalo, dan lima tanki atau 25.000 liter air ke Desa Tipar Kecamatan Rawalo.

Untuk Desa Srowot, Kecamatan Kalibagor didistribusikan enam tanki atau 30.000 liter air, enam tanki atau 30.000 liter air ke Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang, satu tanki atau 5.000 liter air ke Desa Karangtalun Kidul, Kecamatan Purwojati, dan enam tanki atau 30.000 liter air ke Desa Kalitapen, Kecamatan Purwojati.

Di samping itu, enam tanki atau 30.000 liter air ke Desa Jatisaba, Kecamatan Cilongok, dua tanki atau 10.000 liter air ke Desa Panusupan, Kecamatan Cilongok, tiga tanki atau 15.000 liter air ke Desa Buniayu, Kecamatan Tambak.

"Totalnya, ada 14 desa dari 9 kecamatan yang terdampak kekeringan dan mengalami krisis air bersih," katanya.

Dia juga mengatakan bahwa pihaknya menyiagakan sekitar 1.000 tanki air bersih guna mengantisipasi makin meluasnya krisis air bersih di wilayah setempat.

Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun dari BPBD Banyumas pada tahun 2018 lalu ada sejumlah kecamatan yang mengalami kekeringan di Banyumas.

Sejumlah kecamatan tersebut antara lain Sumpiuh, Banyumas, Somagede, Kalibagor, Cilongok, Purwojati, Kebasen, dan Karanglewas.

Baca juga: BPBD Banyumas : 2.027 KK terdampak kekeringan

Baca juga: Kekeringan meluas di Banyumas

Baca juga: BPBD Banyumas siap distribusikan air bersih ke wilayah kekeringan

 

Pewarta : Wuryanti Puspitasari
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar