Spanyol bertemu Italia di final polo air putra

id polo air,kejuaraan dunia akuatik fina ke 18,kejuaraan dunia renang

Pemain Hungaria Szilard Jansik dan pemain Italia Vincenzo Dolce berlaga di semi-final polo air putra Kejuaraan Dunia Akuatik FINA ke-18 di Nambu University Grounds, Gwangju, Korea Selatan, Kamis (25/7/2019) Reuters/Antonio Bronic

Gwangju (ANTARA) - Mantan juara dunia Spanyol dan Italia akan bertemu di final polo air putra di Kejuaraan Dunia Akuatik dan lolos kualifikasi Olimpiade 2020 Tokyo setelah penampilan apik mereka di Gwangju, Korea Selatan, Kamis.

Spanyol membungkam Kroasia 6-5 usai menyingkirkan juara Olimpiade dan Eropa, Serbia, di perempat final sedangkan Italia mengatasi Hungaria 12-10 di pertandingan yang ketat.

Spanyol, terakhir kali meraih gelar pada 2001, akan menghadapi juara 2011 Italia pada Sabtu sementara Kroasia akan menantang Hungaria untuk perebutan tempat ketiga, demikian Reuters.

Kiper Spanyol Dani Lopez membuat sejumlah penyelamatan gemilang ketika timnya menemukan celah di pertahanan Kroasia untuk unggul 4-2 di paruh pertama.

Blai Mallarach dan Alvaro Granados membawa Spanyol unggul empat gol di akhir kuarter ketiga. Kroasia mulai bangkit untuk mengejar namun mereka kehabisan waktu.

Maro Jokovic, dengan tiga gol dan pencetak gol terbanyak pertandingan itu, memperkecil defisit menjadi 6-5 dengan 14 detik waktu tersisa namun Spanyol mampu bertahan dan mengecewakan sang kapten Kroasia Andro Buslje.

"Ini penampilan terburuk kami di turnamen karena kami benar-benar kehilangan ide untuk menyerang," kata Buslje.

"Kami kehilangan kesempatan bagus untuk mendapatkan tempat di Olimpiade sekarang tapi kami masih memiliki kesempatan di kualifikasi (lain). Kami harus fokus untuk pertandingan memperebutkan medali perak sekarang dan finis podium jika bisa."

Hungaria, yang telah tiga kali juara dunia dan sembilan gelar Olimpiade, tampak di atas angin ketika semua tembakan extra-man mereka mampu membawa mereka unggul 4-2 di kuarter pertama.

Namun Italia membalikkan keadaan di kuarter kedua saat Francesco Di Fulvio dan pemain kelahiran Argentina Gonzalo Echenique membawa Italia unggul 7-5 di paruh pertama.

Hungaria menyamakan kedudukan di kuarter ketiga dan kemudian kebobolan sejumlah gol mudah hingga sang lawan unggul dan tak terkejar.

Echenique membuat kedudukan 11-9 di kuarter terakhir dengan gol keempatnya. Stefano Luongo memperlebar jarak dari Hungaria di menit-menit terakhir yang memicu perayaan di bangku cadangan pemain Italia.

Di Fulvio melesakkan gol ketiganya untuk Italia sementara Niccolo Figari membuat dua. Marton Vamos, Daniel Angyal dan Gergo Zalanki masing-masing mencetak dua gol untuk Hungaria.
Baca juga: Dressel rajai nomor 100m gaya bebas

Baca juga: Milak pecahkan rekor dunia 200m gaya kupu-kupu

Baca juga: Latihan intensif disiapkan untuk Azzahra jelang kejuaraan dunia junior

 

Pewarta : Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar