Jayapura (ANTARA News) - Pelaku perampasan senjata berbagai jenis milik polisi di Puncak Jaya, Papua, adalah anggota kelompok Goliat Tabuni.

"Jadi senjata yang dirampas itu milik anggota Polres Puncak Jaya bukan Brimob. Dan, yang melakukannya adalah anak buahnya Goliat Tabuni dari kelompok Yambi," kata Kapolres Puncak Jaya AKBP Marcelis melalui telepon kepada ANTARA Jayapura, Minggu.

Perampasan dilakukan oleh Leka Telenggen dan Tengamati Telenggen bersama sekelompok teman-temannya. "Mereka ini sebenarnya anak binaan yang diikutsertakan untuk menjaga pembuatan jalan di Puncak Jaya tetapi entah bagaimana hal itu bisa terjadi," katanya.

AKBP Marcelis juga menyampaikan bahwa setelah kejadian, bawahannya sempat mengejar kelempok tersebut tetapi karena faktor cuaca dan situasi yang tidak bersahabat maka pengejaran dihentikan.

"Saya perkirakan kelompok ini telah lari dan bersembunyi di hutan. Yang saat ini kami lakukan ada melakukan pendekatan dengan kelompok adat dan masyarakat serta tokoh agama guna mengimbau kepada Leka dan Tengamti Telenggen untuk menyerahkan kembali senjata-senjata tersebut," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kelompok sipil bersenjata (KSB) menyerang sebuah pos satuan Brimob di Kulirik, Kabupaten Puncak Jaya dan merampas delapan pucuk senjata berbagai jenis. Namun dalam insiden tersebut tidak ada korban, baik dari pihak aparat keamanan dan warga masyarakat.

Pewarta : Alfian Rumagit
Editor :
Copyright © ANTARA 2024