Jayapura (Antara Papua) - Mathias Manafi (39) warga kampung Wembi, Distrik Manem, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, Jumat (28/10) malam, tewas setelah dipanah oleh Maikel Bogor (20).
"Insiden itu berawal saat pelaku mengetahui bila korban sudah meminta uang kepada sopir truk yang membawa kayu yang merupakan pungutan adat," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Patrige di Jayapura, Sabtu.
Setelah mengetahui korban sudah meminta dan menerima uang dari sopir truk, pelaku mendatangi rumah korban hingga terjadi keributan.
Setelah terjadi pertengkaran, pelaku Maikel pulang ke rumahnya dan memberitahukan kepada orang tuanya, bahwa korban sudah meminta uang jatah adat kepada sopir truk. Mereka kemudian mendatangi lagi rumah korban.
Akibatnya keributan kembali terjadi dan saat pelaku bersama keluarga kembali ke rumah, korban mengejar dan melempar pelaku dengan menggunakan ketapel hingga menggenai kepala pelaku.
"Kemudian pelaku mengambil panah dan memanah korban," kata Kombes Patrige.
Dari laporan yang diterima, korban Mathias sempat dibawa ke RSUD Kwaingga namun nyawanya tidak tertolong.
Kampung Wembi terletak di jalan trans Irian, Kabupaten Keerom. (*)
"Insiden itu berawal saat pelaku mengetahui bila korban sudah meminta uang kepada sopir truk yang membawa kayu yang merupakan pungutan adat," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Patrige di Jayapura, Sabtu.
Setelah mengetahui korban sudah meminta dan menerima uang dari sopir truk, pelaku mendatangi rumah korban hingga terjadi keributan.
Setelah terjadi pertengkaran, pelaku Maikel pulang ke rumahnya dan memberitahukan kepada orang tuanya, bahwa korban sudah meminta uang jatah adat kepada sopir truk. Mereka kemudian mendatangi lagi rumah korban.
Akibatnya keributan kembali terjadi dan saat pelaku bersama keluarga kembali ke rumah, korban mengejar dan melempar pelaku dengan menggunakan ketapel hingga menggenai kepala pelaku.
"Kemudian pelaku mengambil panah dan memanah korban," kata Kombes Patrige.
Dari laporan yang diterima, korban Mathias sempat dibawa ke RSUD Kwaingga namun nyawanya tidak tertolong.
Kampung Wembi terletak di jalan trans Irian, Kabupaten Keerom. (*)