Jakarta (ANTARA) - Penjaga gawang Nadeo Argawinata memuji kinerja pelatih kiper tim nasional Indonesia Kim Hae-Woon yang dinilainya total dalam menjalankan tugasnya.

“Dia selalu berusaha menyampaikan instruksinya dengan maksimal. Dia membaca bahasa tubuh, meski sebenarnya sudah ada penerjemah. Pelatih Kim ini memang berpengalaman,” ujar Nadeo di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa.

Menurut kiper berusia 22 tahun itu, gairah Kim Hae-Woon dalam bekerja membuatnya tertarik dan lebih semangat berlatih.

Apalagi, laki-laki asal Korea Selatan tersebut kerap mengasah kemampuan dasar para kiper timnas. Nadeo menyebut, soal elementer tersebut beberapa kali terlupakan oleh pelatih-pelatih sebelumnya.

“Pelatih Kim memperbaiki kemampuan dasar, mulai dari posisi badan, kaki hingga teknik menangkap bola. Itu mungkin yang membedakan dengan pelatih lain. Namun saya merasa semua pelatih di dunia mempunyai resepnya sendiri. Jadi semua hal positif yang saya terima di sini, saya ambil manfaatnya,” tutur pesepak bola yang memperkuat klub Bali United itu.

Kim Hae-Woon memang berusaha berinteraksi langsung dengan empat kiper yang mengikuti pemusatan latihan (TC) timnas Indonesia mulai 14 Februari 2020 di Jakarta yakni Andritany Ardhiyasa, Nadeo Argawinata, Muhammad Riyandi dan Muhammad Adi Satrio.

Meski dibantu mantan kiper Persipura Yoo Jae-Hoon yang menjadi penerjemah, Kim beberapa kali mampu memberikan perintah dengan bahasa Indonesia seperti “posisi” dan “bola”.

Pelatih kiper berusia 46 tahun itu bukanlah sosok sembarangan, khususnya di persepakbolaan Korea Selatan. Dia menjadi pelatih kiper timnas U-20 Korsel di Piala Dunia U-20 pada tahun 2017 dan timnas Korsel di Piala Dunia 2018.

Timnas Indonesia tengah menjalani TC yang berlangsung pada 14-23 Februari 2020 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta. Kegiatan itu digelar sebagai persiapan menghadapi laga lanjutan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.

Agenda terdekat kualifikasi tersebut, Indonesia akan menghadapi tuan rumah Thailand pada 26 Maret 2020. Lima hari kemudian, pada 31 Maret 2020, Indonesia akan menjamu Uni Emirat Arab.


Pewarta : Michael Siahaan
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2024