Schumacher orang paling berpengaruh balapan di Formula 1 menurut voting
Kamis, 14 Mei 2020 3:19 WIB
Pebalap tim Ferrari Michael Schumacher melakukan selebrasi setelah menjuarai Grand Prix China di Sirkuit Internasional Shanghai (1/10/2006). Reuters/Aly Song
Jakarta (ANTARA) - Juara dunia tujuh kali Michael Schumacher dinobatkan sebagai orang paling berpengaruh di Formula 1 setelah meraih suara terbanyak dari voting para fan.
Hasil voting tersebut diungkapkan oleh Formula 1 di laman resminya, Rabu, bertepatan dengan perayaan 70 tahun olahraga balap mobil yang memulai grand prix pertamanya di Silverstone, Inggris, pada 1950 itu.
Pebalap yang mengecap masa keemasan bersama Ferrari itu belum lagi tampil di publik setelah dirinya mengalami cedera kepala karena kecelakaan ski pada 2013.
Sang pebalap legendaris asal Jerman itu masih memegang rekor juara dunia terbanyak setelah menjuarai musim 1994 dan 1995 bersama Benetton, kemudian 2000-2004 bersama Ferrari.
Pebalap yang akrab dipanggil Schumi itu juga memiliki jumlah kemenangan terbanyak, yaitu 91 kali. Lewis Hamilton yang saat ini membalap untuk Mercedes memiliki peluang untuk memecahkan kedua rekor Schumacher itu.
Di babak awal voting, Schumacher menyingkirkan juara dunia lainnya seperti Niki Lauda, Ayrton Senna dan Juan Manuel Fangio serta pendiri Ferrari, Enzo Ferrari.
Kemudian Schumacher mendapat suara terbanyak setelah supremo Bernie Ecclestone dengan mengantongi 61 persen suara di voting final.
Terdapat 32 nama dalam daftar voting itu yang dibagi menjadi empat kategori; pebalap, kepala tim, inovator teknis, dan game changer atau agen pembawa perubahan.
F1 menyatakan jika ribuan fan ikut ambil bagian dalam voting tersebut namun tidak mengungkapkannya secara detail.
Hasil voting tersebut diungkapkan oleh Formula 1 di laman resminya, Rabu, bertepatan dengan perayaan 70 tahun olahraga balap mobil yang memulai grand prix pertamanya di Silverstone, Inggris, pada 1950 itu.
Pebalap yang mengecap masa keemasan bersama Ferrari itu belum lagi tampil di publik setelah dirinya mengalami cedera kepala karena kecelakaan ski pada 2013.
Sang pebalap legendaris asal Jerman itu masih memegang rekor juara dunia terbanyak setelah menjuarai musim 1994 dan 1995 bersama Benetton, kemudian 2000-2004 bersama Ferrari.
Pebalap yang akrab dipanggil Schumi itu juga memiliki jumlah kemenangan terbanyak, yaitu 91 kali. Lewis Hamilton yang saat ini membalap untuk Mercedes memiliki peluang untuk memecahkan kedua rekor Schumacher itu.
Di babak awal voting, Schumacher menyingkirkan juara dunia lainnya seperti Niki Lauda, Ayrton Senna dan Juan Manuel Fangio serta pendiri Ferrari, Enzo Ferrari.
Kemudian Schumacher mendapat suara terbanyak setelah supremo Bernie Ecclestone dengan mengantongi 61 persen suara di voting final.
Terdapat 32 nama dalam daftar voting itu yang dibagi menjadi empat kategori; pebalap, kepala tim, inovator teknis, dan game changer atau agen pembawa perubahan.
F1 menyatakan jika ribuan fan ikut ambil bagian dalam voting tersebut namun tidak mengungkapkannya secara detail.
Pewarta : Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sebastian Vettel siap balapan lagi Fsetelah melewatkan dua balapan pembuka
07 April 2022 2:35 WIB, 2022
Mantan pembalap: Sirkuit Jakarta International E-Prix Ancol terbaik formula E
22 December 2021 14:15 WIB, 2021
Direktur balapan F1 menjadi sorotan setelah kontroversi GP Abu Dhabi
14 December 2021 3:46 WIB, 2021
Hamilton amankan pole GP Arab Saudi, Max Verstappen tabrak pagar pembatas
05 December 2021 2:59 WIB, 2021
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Persipura Jayapura rebut puncak klasemen dengan skor telak 4-1 atas Barito
16 February 2026 12:10 WIB