London (ANTARA) - Yayasan Hibiscus bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag menggelar webinar tentang cerita jamu sebagai seni penyembuhan karena banyaknya penggemar jamu di Eropa.

Counsellor Fungsi Pensosbud KBRI Den Haag, Fery Iswandy kepada Antara London, Rabu menyebutkan seminar didukung Yayasan Alzheimer Indonesia Belanda.

Para peserta datang dari berbagai penjuru dunia dengan latar belakang multidisiplin ilmu.

Ketua Yayasan Hibiscus Ine WawoRuntu sebagai moderator menyampaikan selama pandemi COVID-19, banyak hal yang bisa dijadikan pelajaran dalam perjalanan hidup ini.

"Kita diingatkan tentang nilai-nilai penting yang kita miliki dan terus mencari dalam kehidupan ini," ujarnya.
 

Cerita, kisah dan sejarah jamu adalah aspek penting dalam menghubungkan orang Indonesia dan dunia.

Orang yang mencintai budaya dan warisan Indonesia, tentunya mengetahui dan pernah mencoba jamu sebagai warisan Nusantara yang terkenal dengan khasiatnya

Wakil Kepala Perwakilan RI di Den Haag, Fikry Cassidy mengatakan seminar ini tepat waktunya mengingat pandemi global COVID-19 masih berlangsung. Saat ini di seluruh dunia banyak orang yang terpapar dan terinfeksi virus corona.

Disampaikan dalam memerangi COVOD-19, dalam setiap tantangan pasti akan ada berbagai macam peluang, termasuk dalam hal jamu merupakan minuman kesehatan tradisional dan diyakini memiliki khasiat pengobatan.

Sementara itu, Nova Dewi, ahli jamu Indonesia menjelaskan jamu untuk kesehatan, stamina, dan kecantikan. Dijelaskan rahasia energi penyembuhan dari ramuan dan rempah-rempah Indonesia yang terkenal sejak lama.

Selanjutnya Nova Dewi menjelaskan tentang jamu sebagai proses pembelajaran dan sebagai bagian dari A Quest for health yang diminati di Eropa.

Ia menjelaskan bagaimana jamu sebagai media penyembuhan dan pengobatan alami. Ditekankan pula sebagian besar kondisi kesehatan manusia adalah hasil dari cara hidup yang dijalani.

Di akhir acara, peserta diberikan kesempatan untuk bertanya secara langsung kepada pembicara terkait berbagai hal tentang jamu dan khasiatnya.

Melalui webinar ini diharapkan peserta yang memberikan dukungan tidak saja mengkonsumsi jamu tetapi berkontribusi dengan cara mempromosikan jamu melalui berbagai media sehingga jamu juga dikenal di manca negara sehingga kekayaan Nusantara ini dapat terus dilestarikan.
 


Pewarta : Zeynita Gibbons
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2024