Dokter Nadhira gandeng difabel hadirkan masker Ondel-ondel
Rabu, 30 September 2020 18:28 WIB
Dokter sekaligus CMO @ayo.blajar, Nadhira Afifa (Instagram.com/nadhiraafifa)
Jakarta (ANTARA) - Dokter sekaligus CMO @ayo.blajar, Nadhira Nuraini Afifa belum lama ini berkolaborasi bersama anak-anak dan remaja penyandang disabilitas untuk menghadirkan masker bertema DKI Jakarta yang bermotifkan Ondel-ondel.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari kampanye virtual #CaraBaruSalingJaga yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan mempersuasi masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan di masa adaptasi kebiasaan baru.
"Kolaborasi sama aku, bekerja sama dengan yayasan Helping Hands, jadi mereka me-manage beberapa anak dan remaja penyandang disabilitas membuat masker bertema DKI Jakarta. Maskernya warna oranye, berbahan kain dengan motif Ondel-ondel," papar Nadhira dalam konferensi pers virtual Wardah, Rabu.
Dalam kolaborasi ini, sekitar 250 orang relawan terlibat membagikan masker ke orang-orang di sekitar wilayah tinggal mereka sembari memberikan edukasi terkait kondisi COVID-19 termasuk pentingnya menerapkan protokol kesehatan.
Targetnya, orang-orang yang belum paham dan belum mau menerapkan protokol kesehatan terutama memakai masker.
Dari sini, Nadhira mengaku upaya pemberian edukasi tak mudah. Di sisi lain, walaupun masker dibagikan gratis, tetapi tak semua orang serta merta menerima apalagi memakai masker saat itu juga.
"Lumayan challenging juga karena tidak semua orang langsung terima masker walaupun maskernya bagus dan gratis. Ada rasa reluctant juga untuk bisa menerima masker dan beneran mengaplikasikan waktu aku kasih," tutur perempuan lulusan Harvard University itu.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari kampanye virtual #CaraBaruSalingJaga yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan mempersuasi masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan di masa adaptasi kebiasaan baru.
"Kolaborasi sama aku, bekerja sama dengan yayasan Helping Hands, jadi mereka me-manage beberapa anak dan remaja penyandang disabilitas membuat masker bertema DKI Jakarta. Maskernya warna oranye, berbahan kain dengan motif Ondel-ondel," papar Nadhira dalam konferensi pers virtual Wardah, Rabu.
Dalam kolaborasi ini, sekitar 250 orang relawan terlibat membagikan masker ke orang-orang di sekitar wilayah tinggal mereka sembari memberikan edukasi terkait kondisi COVID-19 termasuk pentingnya menerapkan protokol kesehatan.
Targetnya, orang-orang yang belum paham dan belum mau menerapkan protokol kesehatan terutama memakai masker.
Dari sini, Nadhira mengaku upaya pemberian edukasi tak mudah. Di sisi lain, walaupun masker dibagikan gratis, tetapi tak semua orang serta merta menerima apalagi memakai masker saat itu juga.
"Lumayan challenging juga karena tidak semua orang langsung terima masker walaupun maskernya bagus dan gratis. Ada rasa reluctant juga untuk bisa menerima masker dan beneran mengaplikasikan waktu aku kasih," tutur perempuan lulusan Harvard University itu.
Pewarta : Lia Wanadriani Santosa
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Muba tetapkan desa Ulak Teberau sentra produksi kain Gambo Muba
09 October 2020 16:07 WIB, 2020
Polisi jerat pelaku "fetish" dengan pasal perbuatan tidak menyenangkan
09 August 2020 1:30 WIB, 2020
Bogor kibarkan kain merah putih raksasa di papan panjat tebing Tegar Beriman
04 August 2020 4:44 WIB, 2020
Terpopuler - Gaya Hidup
Lihat Juga
Diskominfo Papua ajak pelajar bijak gunakan telepon seluler di era digital
30 January 2026 12:18 WIB