Logo Header Antaranews Papua

BPN edukasi warga Papua agar lebih cermat dalam beli tanah

Jumat, 30 Januari 2026 05:16 WIB
Image Print
Kanwil BPN Provinsi Papua (ANTARA/HO-Dokumen pribadi)

Jayapura (ANTARA) - Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Papua terus memberikan edukasi kepada masyarakat setempat supaya lebih cermat dalam membeli tanah agar terhindar dari permasalahan hukum.

"Kami terus mendorong literasi pertanahan masyarakat melalui kampanye edukatif di media sosial," kata Kepala Kanwil BPN Papua Roy Wayoi keterangan yang diterima Antara di Jayapura, Kamis.

Pihaknya meminta masyarakat untuk memastikan batas tanah terlihat jelas dengan adanya patok tanah, karena itu penting sekali untuk melakukan pengecekan fisik lahan secara langsung.

"Kemudian berdiskusi dengan tetangga sekitar terkait potensi sengketa batas, serta mencocokkan luas tanah di lapangan dengan data yang tercantum dalam sertifikat," ujarnya.

Dia mengharapkan masyarakat datang langsung ke kantor pertanahan setempat guna memastikan sertifikat yang dimiliki penjual adalah asli, serta tidak sedang diagunkan ke bank atau diblokir akibat sengketa hukum.

"Proses pengecekan awal ini juga dapat dilakukan melalui aplikasi Sentuh Tanahku yang disediakan Kementerian ATR/BPN," katanya lagi.

Dia menambahkan aspek tata ruang juga menjadi perhatian. Dengan demikian pihaknya mengingatkan agar calon pembeli memastikan lokasi tanah tidak berbeda pada jalur hijau kawasan tanaman atau hutan kota, supaya tidak melanggar hukum peruntukan yang telah ditetapkan pemerintah daerah setempat.

"Masyarakat diminta memverifikasi identitas penjual, seperti nama yang tercantum dalam sertifikat harus sesuai dengan data di Kartu Tanda Penduduk (KTP)," ujarnya.

Ia menegaskan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN terus berkomitmen untuk mewujudkan layanan pertanahan yang transparan, aman, serta berorientasi pada perlindungan hak masyarakat atas tanah.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026