Otak perampokan Rp563 juta perusahaan migas Semarang diringkus
Senin, 25 Januari 2021 14:21 WIB
Empat anggota komplotan perampok uang Rp563 juta yang dibawa oleh karyawan perusahaan migas, PT Trical Langgeng Jaya, di Jalan Krakatau, Kota Semarang, beberapa waktu lalu, menjalani rekonstruksi, Senin. (ANTARA/ I.C.Senjaya)
Semarang (ANTARA) - Polisi meringkus otak perampokan uang Rp563 juta yang dibawa oleh karyawan perusahaan migas PT Trical Langgeng Jaya di Jalan Krakatau, Kota Semarang, beberapa waktu lalu.
Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Indra Mardiana di Semarang, Senin, mengatakan, tersangka Susanto (39) warga Gayamsari Kota Semarang merupakan pegawai perusahaan tersebut.
"Pelaku ini merupakan sopir di perusahaan ini. Berperan memberi informasi tentang situasi serta kebiasaan pegawai yang biasa mengambil uang," ungkap-nya.
Menurut dia, pelaku mengaku mengalami kesulitan ekonomi sehingga merencanakan perampokan itu.
Pelaku perampokan yang berjumlah enam orang itu memperoleh jatah masing-masing jatah uang hasil rampokan sebesar Rp90 juta.
Polisi sendiri juga menggelar reka ulang perampokan di Jalan Krakatau, Kota Semarang. Enam pelaku, termasuk empat anggota komplotan perampok asal Lampung mengikuti reka ulang tersebut.
Dalam reka ulang tersebut diketahui tersangka Susanto sempat ikut berpura-pura mengejar perampok, sesaat setelah peristiwa pidana itu terjadi.
Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Indra Mardiana di Semarang, Senin, mengatakan, tersangka Susanto (39) warga Gayamsari Kota Semarang merupakan pegawai perusahaan tersebut.
"Pelaku ini merupakan sopir di perusahaan ini. Berperan memberi informasi tentang situasi serta kebiasaan pegawai yang biasa mengambil uang," ungkap-nya.
Menurut dia, pelaku mengaku mengalami kesulitan ekonomi sehingga merencanakan perampokan itu.
Pelaku perampokan yang berjumlah enam orang itu memperoleh jatah masing-masing jatah uang hasil rampokan sebesar Rp90 juta.
Polisi sendiri juga menggelar reka ulang perampokan di Jalan Krakatau, Kota Semarang. Enam pelaku, termasuk empat anggota komplotan perampok asal Lampung mengikuti reka ulang tersebut.
Dalam reka ulang tersebut diketahui tersangka Susanto sempat ikut berpura-pura mengejar perampok, sesaat setelah peristiwa pidana itu terjadi.
Pewarta : Immanuel Citra Senjaya
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kabid Humas Polda: Polisi selidiki perampokan dan penganiayaan di Dogiyai
15 April 2025 16:50 WIB, 2025
Rektor UNU Lampung sampaikan dukacita ke keluarga korban penembakan perampok
22 January 2022 18:51 WIB, 2022
Polres Jember tangkap tersangka perampok yang aniaya korban hingga tewas
19 January 2022 3:56 WIB, 2022
Berita sepekan, dari dakwaan Nikita Mirzani hingga perampokan toko emas
01 March 2020 7:18 WIB, 2020
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Polres Jayawijaya sebut 24 korban tenggelam di Sungai Uwe Wamena telah dievakuasi
18 May 2026 11:47 WIB
Polda Papua kirim 300 personel brimob untuk pertebal pengamanan Wamena Jayawijaya
17 May 2026 17:42 WIB
Satgas Pamtas Yonif 511/DY tanamkan nilai bela negara bagi pemuda Mamberamo Raya
17 May 2026 17:41 WIB