Jubir Kemen Kominfo: Ketatkan pertahanan melawan COVID-19
Senin, 12 Juli 2021 3:43 WIB
Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Dedy Permadi. ANTARA/HO Sekretariat Presiden/pri.
Jakarta (ANTARA) - Juru Bicara (Jubir) Kementerian Komunikasi dan Informatika Dedy Permadi mengajak seluruh masyarakat untuk kembali mengetatkan pertahanan melawan virus Corona penyebab COVID-19 dengan melaksanakan protokol kesehatan.
"Berkorban dulu dalam masa darurat ini, Insya Allah lebih banyak nyawa kita selamatkan lewat tindakan-tindakan kecil kita. Mari lindungi diri dan lindungi negeri. Dengan begitu kita yakin, Indonesia bisa! Semoga Tuhan Yang Maha Esa melindungi dan memberkati bangsa Indonesia," kata Dedy saat menyampaikan perkembangan terkini terkait implementasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, di Jakarta, Minggu.
Protokol kesehatan itu dilakukan dengan tetap di rumah, menjauhi kerumunan, memakai masker dobel apabila harus ke luar, dan pastikan cuci tangan secara rutin.
Dengan bersatu dan bersinergi melakukan upaya untuk memutus penularan dan penyebaran COVID-19 serta mendukung berbagai kebijakan pemerintah dalam menanggulangi pandemi COVID-19, maka Indonesia bisa mengatasi pandemi tersebut.
Dedy menuturkan upaya penanganan COVID-19 terus dilakukan. PPKM Darurat yang tadinya hanya di Jawa-Bali, diperluas ke 15 kabupaten/kota lainnya.
Kebijakan itu dilakukan demi menekan laju penularan COVID-19 yang masih tinggi.
Dedy mengatakan pembatasan mobilitas, disiplin protokol kesehatan, dan vaksinasi adalah kunci untuk melawan pandemi COVID-19.
Diberitakan, kasus positif COVID-19 di Indonesia bertambah sebanyak 36.197 orang sehingga mencapai 2.527.203 orang hingga 11 Juli 2021.
Kasus sembuh COVID-19 mengalami penambahan 32.615 orang menjadi 2.084.724 orang.
Sedangkan kasus meninggal akibat COVID-19 bertambah sebanyak 1.007 orang menjadi 66.464 orang.
"Berkorban dulu dalam masa darurat ini, Insya Allah lebih banyak nyawa kita selamatkan lewat tindakan-tindakan kecil kita. Mari lindungi diri dan lindungi negeri. Dengan begitu kita yakin, Indonesia bisa! Semoga Tuhan Yang Maha Esa melindungi dan memberkati bangsa Indonesia," kata Dedy saat menyampaikan perkembangan terkini terkait implementasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, di Jakarta, Minggu.
Protokol kesehatan itu dilakukan dengan tetap di rumah, menjauhi kerumunan, memakai masker dobel apabila harus ke luar, dan pastikan cuci tangan secara rutin.
Dengan bersatu dan bersinergi melakukan upaya untuk memutus penularan dan penyebaran COVID-19 serta mendukung berbagai kebijakan pemerintah dalam menanggulangi pandemi COVID-19, maka Indonesia bisa mengatasi pandemi tersebut.
Dedy menuturkan upaya penanganan COVID-19 terus dilakukan. PPKM Darurat yang tadinya hanya di Jawa-Bali, diperluas ke 15 kabupaten/kota lainnya.
Kebijakan itu dilakukan demi menekan laju penularan COVID-19 yang masih tinggi.
Dedy mengatakan pembatasan mobilitas, disiplin protokol kesehatan, dan vaksinasi adalah kunci untuk melawan pandemi COVID-19.
Diberitakan, kasus positif COVID-19 di Indonesia bertambah sebanyak 36.197 orang sehingga mencapai 2.527.203 orang hingga 11 Juli 2021.
Kasus sembuh COVID-19 mengalami penambahan 32.615 orang menjadi 2.084.724 orang.
Sedangkan kasus meninggal akibat COVID-19 bertambah sebanyak 1.007 orang menjadi 66.464 orang.
Pewarta : Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Jokowi luncurkan 300 ribu paket obat COVID-19 gratis minggu ini
13 July 2021 19:16 WIB, 2021
Kuasa hukum Permadi minta polisi pertimbangkan kondisi dan usia kliennya
27 May 2019 14:02 WIB, 2019
Terpopuler - Gaya Hidup
Lihat Juga
Diskominfo Papua ajak pelajar bijak gunakan telepon seluler di era digital
30 January 2026 12:18 WIB