Masjid Raya Baiturrahman Denpasar Bali punya Pusat Muallaf
Sabtu, 22 Januari 2022 18:30 WIB
Petugas Masjid Raya Baiturrahman, Jl. Ahmad Yani, Dauh Puri Kaja, Dusun Wanasari, Denpasar, Bali, (Kampung Jawa) melaksanakan Shalat Jumat menerapkan protokol kesehatan guna mengantisipasi COVID-19, di antaranya dengan tes suhu bagi jamaah yang datang. ANTARA/Edy M Yakub
Denpasar (ANTARA) - Masjid Raya Baiturrahman Jalan Ahmad Yani, Dusun Wanasari (Kampung Jawa), Desa Dauh Puri Kaja Kecamatan Denpasar Utara Kota Denpasar, Bali, memiliki Pusat Muallaf untuk membina warga belum bisa membaca Al Quran maupun yang baru masuk Islam.
"Sebagai salah satu dari masjid besar dan termasuk makmur (ramai) di Denpasar, kami membuka diri kepada masyarakat untuk belajar Al Quran," kata Ketua Umum Yayasan Masjid Baiturrahman, H Junaidi di Denpasar, Sabtu.
Takmir Masjid Raya Baiturrahman itu menjelaskan, pihaknya sudah menyiapkan dua ustadz untuk belajar Al Quran bagi masyarakat yang belum bisa membaca Al Quran, baik Muslim yang sudah lama maupun masyarakat yang baru masuk Islam.
"Barangkali ada masyarakat yang sudah tua tapi belum bisa membaca Al Quran, karena orang tuanya di masa lalu itu sibuk, sehingga tidak sempat mendalami pendidikan Al Quran. Kami siapkan ustadz khusus dengan metode baca cepat Al Quran," katanya.
Selain itu, pihaknya juga siap menuntun masyarakat yang baru masuk Islam untuk belajar membaca Al Quran dan belajar ibadah.
"Banyak orang yang masuk Islam lewat 'Muallaf Center', tapi kami tidak biarkan begitu saja, kami akan terus membina," katanya.
Selain membina dalam ibadah, pihaknya juga menyiapkan Sertifikat Muallaf bagi pemeluk baru Islam, karena persyaratan Kemenag untuk keperluan berumah tangga atau keperluan lainnya.
Untuk anak-anak balita yang belajar membaca Al Quran juga sudah disiapkan ustadz dan ustadzah, bahkan sebagian di antaranya merupakan ustadz/ustadzah yang sudah bergelar S-2 (magister).
"Jadi, kami siap melayani segala lapisan masyarakat untuk menimba ilmu agama di masjid raya yang berkapasitas 3.000-an orang dari lantai 1 hingga 3. Alhamdulillah, masjid raya ini selalu ramai dalam setiap waktu shalat," katanya.
Sejak "new normal", pihaknya melakukan tes suhu untuk setiap jamaah yang masuk masjid. "Kalau di atas 37 derajat, dipersilakan pulang untuk shalat di rumah. Namun jika tidak melampaui ketentuan protokol kesehatan, diperbolehkan dengan disemprot hand sanitizer oleh petugas," katanya.
Sementara itu, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Denpasar saat ini juga membuka rekening donasi melalui BSI 77-444444-32 untuk bantuan dana atas nama DMI Denpasar guna disalurkan bagi 29 musholla/masjid yang sedang melakukan renovasi, mengangsur pembelian lahan, kebutuhan pendidikan/TPQ dan sebagainya.
"Sebagai salah satu dari masjid besar dan termasuk makmur (ramai) di Denpasar, kami membuka diri kepada masyarakat untuk belajar Al Quran," kata Ketua Umum Yayasan Masjid Baiturrahman, H Junaidi di Denpasar, Sabtu.
Takmir Masjid Raya Baiturrahman itu menjelaskan, pihaknya sudah menyiapkan dua ustadz untuk belajar Al Quran bagi masyarakat yang belum bisa membaca Al Quran, baik Muslim yang sudah lama maupun masyarakat yang baru masuk Islam.
"Barangkali ada masyarakat yang sudah tua tapi belum bisa membaca Al Quran, karena orang tuanya di masa lalu itu sibuk, sehingga tidak sempat mendalami pendidikan Al Quran. Kami siapkan ustadz khusus dengan metode baca cepat Al Quran," katanya.
Selain itu, pihaknya juga siap menuntun masyarakat yang baru masuk Islam untuk belajar membaca Al Quran dan belajar ibadah.
"Banyak orang yang masuk Islam lewat 'Muallaf Center', tapi kami tidak biarkan begitu saja, kami akan terus membina," katanya.
Selain membina dalam ibadah, pihaknya juga menyiapkan Sertifikat Muallaf bagi pemeluk baru Islam, karena persyaratan Kemenag untuk keperluan berumah tangga atau keperluan lainnya.
Untuk anak-anak balita yang belajar membaca Al Quran juga sudah disiapkan ustadz dan ustadzah, bahkan sebagian di antaranya merupakan ustadz/ustadzah yang sudah bergelar S-2 (magister).
"Jadi, kami siap melayani segala lapisan masyarakat untuk menimba ilmu agama di masjid raya yang berkapasitas 3.000-an orang dari lantai 1 hingga 3. Alhamdulillah, masjid raya ini selalu ramai dalam setiap waktu shalat," katanya.
Sejak "new normal", pihaknya melakukan tes suhu untuk setiap jamaah yang masuk masjid. "Kalau di atas 37 derajat, dipersilakan pulang untuk shalat di rumah. Namun jika tidak melampaui ketentuan protokol kesehatan, diperbolehkan dengan disemprot hand sanitizer oleh petugas," katanya.
Sementara itu, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Denpasar saat ini juga membuka rekening donasi melalui BSI 77-444444-32 untuk bantuan dana atas nama DMI Denpasar guna disalurkan bagi 29 musholla/masjid yang sedang melakukan renovasi, mengangsur pembelian lahan, kebutuhan pendidikan/TPQ dan sebagainya.
Pewarta : Edy M Yakub
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Prajurit TNI Satgas Yonif 511 gelar sunatan di rumah masyarakat pedalaman Papua
19 December 2025 4:05 WIB
Ketua Adat Papua: Hari Raya Natal momentum untuk memperkuat persatuan masyarakat
11 December 2025 17:56 WIB
Koramil 1702/01 Wamena Kodim Jayawijaya gelar GPM menjelang Hari Raya Natal
07 December 2025 18:02 WIB
Gubernur Papua Pegunungan Tabo rayakan Hari Raya Galungan bersama umat Hindu Jayawijaya
19 November 2025 13:13 WIB
Polres Yahukimo kerahkan personel ke jalan raya untuk berikan rasa aman warga
05 November 2025 17:04 WIB