Jayapura (ANTARA) - Papua Street Carnival di depan Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, merupakan ajang bergengsi bagi pelaku ekonomi kreatif karena ekspresi kreatif seluruh talenta anak muda dipamerkan pada perhelatan ini.

Pada kegiatan tersebut, anak-anak muda Papua menampilkan 105 busana terdiri atas 95 baju adat Papua. Adapun pameran UMKM kreatif memperkenalkan kopi Papua serta makanan khas seperti sinole, papeda, serta lainnya.

Selain itu juga menampilkan 100 perahu hias dengan membawa bendera Merah Putih sebagai tanda bahwa anak muda provinsi ini pun memiliki jiwa nasionalisme. Tidak ketinggalan pula ada ribuan pelaku ekonomi kreatif.

Pergelaran tersebut mengangkat tema "Papua Extravaganza (The East Great Spririt)", yang memberi banyak harapan melalui kegiatan tersebut. Apalagi kini tanah Papua telah mekar menjadi enam provinsi sehingga potensi sektor industri dapat berkembang dan jadi pendorong roda perekonomian

Pergelaran pada awal Juli tersebut berjalan dengan sukses. Apalagi kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo dan dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga S. Uno.

Kegiatan tersebut mendapatkan pujian Presiden Jokowi karena ajang ini merupakan salah satu cara untuk memperkenalkan Papua dari sisi yang berbeda.

Dengan begitu ke depan dapat membuka peluang investasi di bidang ekonomi kreatif karena Papua memiliki potensi besar yang perlu digali bersama.

"Saya melihat Papua Youth Creative Hub (PYHC) saat diresmikan dan kini melihat perkembangannya. Saya meyakini anak Papua bisa lakukan lompatan besar," kata Jokowi.

Dengan begitu, ajang ini menjadi awal munculnya industri kreatif di tanah Papua. Kegiatan tersebut diharapkan terus berlanjut agar muncul titik-titik baru penggerak perekonomian daerah.

Papua diakui kaya akan alam dan potensi lainnya yang sudah seharusnya dikembangkan dan dilirik oleh dunia. Karena Papua memiliki potensi sumber daya  besar untuk sehingga perlu perencanaan matang agar memunculkan produk-produk unggulan pendorong ekonomin kawasan.

Pemerintah Provinsi Papua berharap melalui kegiatan tersebut anak muda Papua terdorong ikut serta mencuatkan bakat-bakat baru sehingga potensi-potensi di berbagai sektor di Indonesia bisa digali lebih dalam.

"Pada Papua Street Carnival anak muda Papua menyuguhkan produk yang luar biasa.  Pelaksana Harian Gubernur Papua Muhammad Ridwan Rumasukun optimistis ke depan kegiatan itu bisa lebih masif lagi sehingga dapat membuka lebar pasar lokal bahkan bisa ke luar negeri.

Pemprov mendukung ajang Papua Street Carnival menjadi agenda tahunan, agar talenta anak muda bisa lebih terasah lagi dan tentunya mendatangkan dampak ekonomi bagi rakyat di Bumi Cenderawasih.

Karena, pergelaran tersebut bisa menjadi event pariwisata nasional, bahkan internasional.
 

Talenta baru

Ketua Umum PYCH Simon Tabuni menilai  pergelaran Papua Street Carnival berjalan sukses meski persiapannya sendiri sangat singkat. Ia bersama teman-teman yang tergabung dalam PYCH bangga bisa menampilkan bakat-bakat terpendam anak-anak muda Papua yang selama ini terpendam.

Jadi, kegiatan ini dapat mendorong anak muda Papua lainnya menghadirkan kreativitas lainnya yang lebih istimewa.

Agar anak muda Papua bisa menghasilkan produk jauh lebih baik lagi maka perlu diadakan kegiatan-kegiatan yang memacu kreativitas mereka.

Papua Street Carnival merupakan persembahan dari PCYH yang dibina oleh Badan Intelijen Negara (BIN). Perhelatan ini diharapkan makin beragam dan lebih banyak lagi anak muda yang bergabung.

Kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan sehingga ekonomi kreatif Papua bisa lebih berkembang dibandingkan saat ini.

Pihaknya mendesain bagaimana menghadirkan nasionalisme di kalangan anak muda melalui kegiatan produktif, agar melalui pendekatan ekonomi kreatif bisa mendorong anak muda menghasilkan ide-ide cemerlang sehingga menghasilkan produk-produk sendiri.
 

Papua sisi berbeda

Kordinator Fashion Desainer Papua Youth Creative Hub Eunike Yunita  bangga karena apa yang ia impikan sejak dulu akhirnya terlaksana, yakni ajang itu dapat menampilkan karya-karya seluruh masyarakat, baik lokal, nasional, dan dunia.

Pihaknya bangga dengan adanya kegiatan Papua Street Carnial tersebut, apalagi hasil karyanya dilihat langsung oleh Presiden Joko Widodo serta masyarakat luas dengan menyebutkan nama desainer.

Perhelatan tersebut merupakan awal dari mimpi yang telah terwujud karena masih banyak lagi ide dan talenta anak muda lain yang masih terpendam dan perlu ditampilkan.

Ia dan beberapa teman-teman lainnya yang tidak pernah sekolah fesyen tapi memiliki keinginan untuk mendesain baju-baju hingga bisa terwujud seperti yang dipamerkan pada ajang tersebut.

Pada pergelaran tersebut ia menghadirkan sembilan pasang baju salah satunya baju burung cenderawasih. Karya itu merupakan desain pertama Yunita.

Ia suka sekali menonton peragaan busana dan dari situ melihat pada fashion show ada baju burung garuda sehingga tertarik mempelajari bagaimana membuat baju burung cenderawasih. Dan, hasilnya memuaskan sekali.

Untuk itu ia berharap ke depan kegiatan yang sama ini dapat dilakukan lagi. Ia mengajak kepada seluruh anak muda Papua agar  bergabung untuk mewujudkan mimpi, agar dapat memperkenalkan Papua dari sisi yang berbeda.

Melihat karya-karya kreatif yang ditampilkan pada Papua Street Carnival 2023, itu menunjukkan bahwa anak-anak Bumi Cenderawasih memiliki bakat dan kreativitas yang patut diolah agar menghasilkan nilai tambah ekonomi.

Yang harus dikerjakan sekarang dan ke depan adalah memberi ruang kepada anak-anak muda Papua agar bisa mewujudkan ide mereka dalam wujud karya-karya bernilai ekonomi.
 

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menyingkap ekspresi kreatif anak muda melalui Papua Street Carnival

Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2024