Tokoh adat dukung penanaman bambu mencegah longsor dan banjir
Kamis, 16 November 2023 17:34 WIB
Holom Ondofolo Lod Pepuho saat menerima bantuan secara simbolis 20.000 pohon bambu dari PT Freeport Indonesia dan Pemprov Papua yang diserahkan Asisten II Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Papua Suzana D Wanggai, Kamis (16/11) 2023. (ANTARA/Yudhi Efendi)
Sentani (ANTARA) - Tokoh adat pemilik hak ulayat mendukung penanaman bambu di daerah penyangga Cagar Alam Pegunungan (CAP) Cycloop guna mencegah bencana tanah longsor dan banjir.
Holom Ondofolo Lod Pepuho di Sentani, Kamis mengatakan, keluarga besar Pepuho sebagai pemilik hak ulayat dari kegiatan penanaman ini berlangsung sangat bersyukur karena akan membantu keberlangsungan alam ke depan.
“Terima kasih kepada PT Freeport Indonesia serta Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Papua serta Pemerintah Kota dan Kabupaten Jayapura yang sangat mendukung menjaga ekosistem di CAP Cycloop,” katanya.
Menurut Pepuho, kelestarian Cagar Alam Pegunungan Cycloop bukan hanya menjadi tugas pemerintah tetapi seluruh masyarakat juga ikut terlibat.
“Saya mengajak seluruh ondoafi, kepala suku dan masyarakat adat di Jayapura untuk sama-sama menjaga keberlangsungan Cycloop sehingga dapat diwariskan ke anak cucu kita,” ujarnya.
Dia menjelaskan penanaman pohon bambu sangat baik sekali untuk membatasi masyarakat melakukan aktivitas di dalam maupun di luar kawasan cagar alam.
“Bambu ini akan menjadi batas daerah cagar alam maupun bukan sehingga aktivitas masyarakat dapat dikontrol secara tidak langsung dari batas alam ini,” katanya.
Dia menambahkan penanaman pohon bambu 78 kilometer dari pasir enam Kota Jayapura hingga Maribu Kabupaten Jayapura sangat baik sekali dalam menjaga ekosistem CAP Cycloop dari kerusakan.
“Anak cucu kami selalu menjaga ekosistem di Cycloop dan dukungan pemerintah ini tidak akan dihalangi karena ini merupakan kegiatan positif dalam menjaga seluruh makhluk untuk tetap hidup saat ini, besok dan nanti,” ujarnya.
PT Freeport Indonesia menyerahkan bantuan 20.000 bibit pohon bambu untuk ditanam di daerah penyangga Cagar Alam Pegunungan Cycloop 78 kilometer dari Pasir Enam hingga Maribu.
Holom Ondofolo Lod Pepuho di Sentani, Kamis mengatakan, keluarga besar Pepuho sebagai pemilik hak ulayat dari kegiatan penanaman ini berlangsung sangat bersyukur karena akan membantu keberlangsungan alam ke depan.
“Terima kasih kepada PT Freeport Indonesia serta Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Papua serta Pemerintah Kota dan Kabupaten Jayapura yang sangat mendukung menjaga ekosistem di CAP Cycloop,” katanya.
Menurut Pepuho, kelestarian Cagar Alam Pegunungan Cycloop bukan hanya menjadi tugas pemerintah tetapi seluruh masyarakat juga ikut terlibat.
“Saya mengajak seluruh ondoafi, kepala suku dan masyarakat adat di Jayapura untuk sama-sama menjaga keberlangsungan Cycloop sehingga dapat diwariskan ke anak cucu kita,” ujarnya.
Dia menjelaskan penanaman pohon bambu sangat baik sekali untuk membatasi masyarakat melakukan aktivitas di dalam maupun di luar kawasan cagar alam.
“Bambu ini akan menjadi batas daerah cagar alam maupun bukan sehingga aktivitas masyarakat dapat dikontrol secara tidak langsung dari batas alam ini,” katanya.
Dia menambahkan penanaman pohon bambu 78 kilometer dari pasir enam Kota Jayapura hingga Maribu Kabupaten Jayapura sangat baik sekali dalam menjaga ekosistem CAP Cycloop dari kerusakan.
“Anak cucu kami selalu menjaga ekosistem di Cycloop dan dukungan pemerintah ini tidak akan dihalangi karena ini merupakan kegiatan positif dalam menjaga seluruh makhluk untuk tetap hidup saat ini, besok dan nanti,” ujarnya.
PT Freeport Indonesia menyerahkan bantuan 20.000 bibit pohon bambu untuk ditanam di daerah penyangga Cagar Alam Pegunungan Cycloop 78 kilometer dari Pasir Enam hingga Maribu.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Satgas Yonif 122/TS bentangkan Bendera Merah Putih satu kilometer di Mosso
24 March 2024 17:45 WIB, 2024
Fun Run lima kilometer akan meriahkan festival cross border di Jayapura
03 July 2023 20:01 WIB, 2023
Mensos Risma: Anak-anak Kabupaten Sarmi jalan kaki 7 kilometer ke sekolah
03 June 2022 17:38 WIB, 2022
Gunung Sinabung meluncurkan guguran lava pijar sejauh dua kilometer
13 February 2021 14:05 WIB, 2021
Warga Badui Dalam berjalan kaki puluhan kilometer demi silaturahim perayaan Seba
30 May 2020 11:08 WIB, 2020
Jenazah pengusaha bakso ditemukan puluhan kilometer dari mobil pribadi
25 February 2020 3:47 WIB, 2020