100 siswa SD berhitung matematika metode gasing saat HAN 23 Juli
Minggu, 21 Juli 2024 19:06 WIB
Prof Yohanes Surya (kedua kiri) saat duduk bersama anak-anak dalam acara gladi resik peringatan HAN 2024 di Istora Papua Bangkit, Sentani, Minggu (21/7/2024). ANTARA/Ardiles Leloltery.
Sentani (ANTARA) - Sebanyak 100 siswa jenjang SD akan berhitung cepat menggunakan metode gampang asik menyenangkan (Gasing) saat acara puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-40 yang akan dihadiri langsung Presiden RI Joko Widodo pada Selasa, 23 Juli 2023.
Prof Yohanes Surya, profesor bidang matematika dan fisika yang juga penggagas Gasing di Sentani Minggu mengatakan 100 siswa tersebut berasal dari 13 kabupaten/kota di Tanah Papua seperti, Kabupaten Tolikara, Kabupaten Sarmi, Papua, dan ada juga dari Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, dan Kota Sorong, Papua Barat.
"Mereka semua merupakan siswa yang saat ini berada pada kelas 3-6 SD," katanya.
Menurut Prof Surya, meski baru berlatih sejak tiga hari lalu, pihaknya berharap ke 100 peserta didik tersebut bisa tampil di depan Presiden Joko Widodo dengan percaya diri dan mampu menjawab pertanyaan.
"Kami juga berharap saat acara puncak HAN nanti semua anak-anak terutama peserta gasing ini tetap sehat," ujarnya.
Dia menjelaskan, pihaknya berharap setelah tampil di depan Presiden Joko Widodo seluruh siswa lebih bersemangat lagi dalam belajar berhitung sehingga menjadi anak yang cerdas.
"Karena ada dua siswa yang belajar menghitung matematika menggunakan metode gasing saat ini bisa menyelesaikan soal-soal dari perguruan tinggi," katanya lagi.
Sekadar untuk diketahui pada Minggu (21/7) seluruh siswa baik SD maupun SMP yang terlibat dalam acara HAN 2024 telah melakukan gladi resik di Istora Papua Bangkit.
Prof Yohanes Surya, profesor bidang matematika dan fisika yang juga penggagas Gasing di Sentani Minggu mengatakan 100 siswa tersebut berasal dari 13 kabupaten/kota di Tanah Papua seperti, Kabupaten Tolikara, Kabupaten Sarmi, Papua, dan ada juga dari Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, dan Kota Sorong, Papua Barat.
"Mereka semua merupakan siswa yang saat ini berada pada kelas 3-6 SD," katanya.
Menurut Prof Surya, meski baru berlatih sejak tiga hari lalu, pihaknya berharap ke 100 peserta didik tersebut bisa tampil di depan Presiden Joko Widodo dengan percaya diri dan mampu menjawab pertanyaan.
"Kami juga berharap saat acara puncak HAN nanti semua anak-anak terutama peserta gasing ini tetap sehat," ujarnya.
Dia menjelaskan, pihaknya berharap setelah tampil di depan Presiden Joko Widodo seluruh siswa lebih bersemangat lagi dalam belajar berhitung sehingga menjadi anak yang cerdas.
"Karena ada dua siswa yang belajar menghitung matematika menggunakan metode gasing saat ini bisa menyelesaikan soal-soal dari perguruan tinggi," katanya lagi.
Sekadar untuk diketahui pada Minggu (21/7) seluruh siswa baik SD maupun SMP yang terlibat dalam acara HAN 2024 telah melakukan gladi resik di Istora Papua Bangkit.
Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wapres Gibran beri sepeda kepada siswa di Manokwari pandai berhitung ala "gasing"
05 November 2025 12:58 WIB
239 guru dan siswa SD di Jayawijaya pembekalan Matematika metode Gasing
04 February 2025 15:38 WIB, 2025
Siswa SD Inpres Biak ikuti Olimpiade Matematika Internasional di Korea Selatan
26 June 2024 12:47 WIB, 2024
Disdikbud Biak melatih kemampuan 115 siswa SD berhitung cepat Matematika
27 March 2023 19:16 WIB, 2023
Prof Yohanes Surya didik 90 siswa SD Biak Numfor program Gasing Matematika
21 March 2023 2:46 WIB, 2023
Kakak beradik Mischka dan Devon raih 33 medali olimpiade matematika masa pandemi
18 August 2021 18:09 WIB, 2021
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemkot Jayapura pastikan pelayanan pendidikan dan bantuan sosial tepat sasaran
21 May 2026 14:57 WIB
KPU Papua Pegunungan beri bantuan sosial ke pengungsi di Wamena pascaperang suku
19 May 2026 13:56 WIB
Pemprov Papua Selatan ajak warga Merauke dukung program pembangunan berkelanjutan
18 May 2026 16:59 WIB