Tokoh adat minta waga Mimika hindari isu provokasi jelang Pilkada 2024
Rabu, 18 September 2024 12:37 WIB
Kepala Suku Kamoro Marianus Maknaipeku (Dokumentasi pribadi)
Jayapura (ANTARA) - Tokoh Adat Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah mengimbau seluruh masyarakat adat setempat, untuk menghindari isu-isu provokatif menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada) 2024.
Kepala Suku Kamoro Marianus Maknaipeku di Timika, Rabu, mengatakan dirinya mengimbau agar masyarakat tidak melakukan aksi atau gerakan tambahan yang akan berdampak pada keamanan dan ketertiban umum.
"Terkhusus bagi masyarakat Kampung Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah dan sekitarnya agar tidak melakukan gerakan tambahan, yang akan menyusahkan masyarakat sekitar," katanya.
Menurut Marianus, saat ini masyarakat Mimika sedang menyongsong pemilihan kepala daerah, baik gubernur maupun bupati sehingga wajib untuk bersama-sama menjaga situasi daerah ini tetap aman dan kondusif.
"Harap tenang dan jangan membuat gerakan-gerakan yang akan menyusahkan diri kita sendiri, kita ikuti proses ini hingga mendapatkan bupati definitif," ujarnya.
Dia menjelaskan dirinya juga mengimbau bagi masyarakat Kampung Wakia, Distrik Mimika Barat Tengah untuk beraktivitas seperti biasa, persoalan tambang ilegal dan tapal batas diserahkan penuh kepada pemerintah daerah dan aparat keamanan.
"Saya mengimbau bagi masyarakat Wakia dan sekitarnya untuk mencari makan seperti biasa, kita serahkan persoalan ini sepenuhnya ke Pemerintah Kabupaten Mimika dan aparat keamanan yang ada," katanya lagi.
Dia menambahkan dirinya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mimika terkhusus di Kampung Kapiraya dan Wakia untuk tetap tenang dan jaga situasi tetap tenang.
"Mari sama-sama kita jaga situasi di Mimika tetap tenang, aman dan damai menjelang pilkada sampai mendapatkan bupati definitif," ujarnya lagi.
Kepala Suku Kamoro Marianus Maknaipeku di Timika, Rabu, mengatakan dirinya mengimbau agar masyarakat tidak melakukan aksi atau gerakan tambahan yang akan berdampak pada keamanan dan ketertiban umum.
"Terkhusus bagi masyarakat Kampung Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah dan sekitarnya agar tidak melakukan gerakan tambahan, yang akan menyusahkan masyarakat sekitar," katanya.
Menurut Marianus, saat ini masyarakat Mimika sedang menyongsong pemilihan kepala daerah, baik gubernur maupun bupati sehingga wajib untuk bersama-sama menjaga situasi daerah ini tetap aman dan kondusif.
"Harap tenang dan jangan membuat gerakan-gerakan yang akan menyusahkan diri kita sendiri, kita ikuti proses ini hingga mendapatkan bupati definitif," ujarnya.
Dia menjelaskan dirinya juga mengimbau bagi masyarakat Kampung Wakia, Distrik Mimika Barat Tengah untuk beraktivitas seperti biasa, persoalan tambang ilegal dan tapal batas diserahkan penuh kepada pemerintah daerah dan aparat keamanan.
"Saya mengimbau bagi masyarakat Wakia dan sekitarnya untuk mencari makan seperti biasa, kita serahkan persoalan ini sepenuhnya ke Pemerintah Kabupaten Mimika dan aparat keamanan yang ada," katanya lagi.
Dia menambahkan dirinya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mimika terkhusus di Kampung Kapiraya dan Wakia untuk tetap tenang dan jaga situasi tetap tenang.
"Mari sama-sama kita jaga situasi di Mimika tetap tenang, aman dan damai menjelang pilkada sampai mendapatkan bupati definitif," ujarnya lagi.
Pewarta : Agustina Estevani Janggo
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pertamina pastikan pasokan BBM Pertalite-Pertamax di Mimika cukup dan aman
08 October 2025 21:04 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Papua gandeng Polri amankan lapas di Bumi Cenderawasih
04 March 2026 18:37 WIB
Gubernur Papua Selatan minta ASN berada di garis depan guna menjaga toleransi
27 February 2026 6:28 WIB
Pemprov Papua sebut tokoh adat jadi jembatan aspirasi pemerintah dan rakyat
15 February 2026 10:48 WIB