2.000 siswa Biak disiapkan program makan gratis
Sabtu, 26 Oktober 2024 11:23 WIB
Arsip - Siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Biak Numfor, Papua melakukan dialog dengan Presiden Ke-7 RI Joko Widodo saat menguji program berhitung cepat siswa asik menyenangkan (gasing). ANTARA/Muhsidin
Biak (ANTARA) - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Biak Numfor, Papua menargetkan sebanyak 2.000 siswa satuan pendidikan sekolah dasar mendapat layanan uji coba makan siang gratis sebagai implementasi program kebijakan Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
"Secara teknis tentang pelaksanaan program makan gratis siswa sekolah sudah dikoordinasikan dengan Kodim 1708 Biak, sebagai penyedia dapur umum untuk menyediakan menu makanan gratis," ujar Kepala Dinas Pendidikan Biak Numfor Kamaruddin di Biak, Sabtu.
Dia mengakui untuk siswa sekolah mana yang diprioritaskan tahap awal uji coba program makan gratis yakni untuk sekolah di dalam wilayah Distrik Biak Kota dan Distrik Samofa.
Kamaruddin mengatakan dalam petunjuk sementara pelaksanaan makan gratis siswa sekolah disediakan lewat masakan dapur umum Kodim 1708.
Pihak Dinas pendidikan Biak, menurut Kamaruddin, pada prinsipnya sangat mendukung penuh program makan gratis untuk peserta didik di satuan pendidikan.
"Apalagi ini program yang menjadi kebijakan langsung Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka untuk menyiapkan generasi emas Indonesia maka kita wajib menyukseskan layanan makan siang gratis," katanya.
Dia berharap, uji coba program makan gratis siswa sekolah di lingkungan satuan pendidikan Pemkab Biak Numfor bisa berjalan dengan lancar sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
"Saya harapkan semua kepala sekolah, dewan guru dan orang tua untuk berkolaborasi mendukung program makan gratis siswa," imbuhnya.
Diperkirakan pada tahun anggaran 2025 program makan gratis bagi siswa akan menyentuh kurang lebih 10 ribu siswa di satuan pendidikan dasar.
"Secara teknis tentang pelaksanaan program makan gratis siswa sekolah sudah dikoordinasikan dengan Kodim 1708 Biak, sebagai penyedia dapur umum untuk menyediakan menu makanan gratis," ujar Kepala Dinas Pendidikan Biak Numfor Kamaruddin di Biak, Sabtu.
Dia mengakui untuk siswa sekolah mana yang diprioritaskan tahap awal uji coba program makan gratis yakni untuk sekolah di dalam wilayah Distrik Biak Kota dan Distrik Samofa.
Kamaruddin mengatakan dalam petunjuk sementara pelaksanaan makan gratis siswa sekolah disediakan lewat masakan dapur umum Kodim 1708.
Pihak Dinas pendidikan Biak, menurut Kamaruddin, pada prinsipnya sangat mendukung penuh program makan gratis untuk peserta didik di satuan pendidikan.
"Apalagi ini program yang menjadi kebijakan langsung Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka untuk menyiapkan generasi emas Indonesia maka kita wajib menyukseskan layanan makan siang gratis," katanya.
Dia berharap, uji coba program makan gratis siswa sekolah di lingkungan satuan pendidikan Pemkab Biak Numfor bisa berjalan dengan lancar sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
"Saya harapkan semua kepala sekolah, dewan guru dan orang tua untuk berkolaborasi mendukung program makan gratis siswa," imbuhnya.
Diperkirakan pada tahun anggaran 2025 program makan gratis bagi siswa akan menyentuh kurang lebih 10 ribu siswa di satuan pendidikan dasar.
Pewarta : Muhsidin
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Satgas Yonif 511/DY programkan pembagian makan gratis bagi warga Tima Lanny Jaya
20 February 2026 11:26 WIB
Perusda Jayapura tangkap peluang ekonomi dari program Makan Bergizi Gratis
15 November 2025 16:53 WIB
Pemkab Jayapura sesuaikan harga porsi MBG dengan kebutuhan gizi penerima manfaat
06 November 2025 3:35 WIB
Pemkab sebut jumlah penerima manfaat MBG di Jayapura mencapai 28 ribu orang
05 November 2025 17:03 WIB
Lihat Juga
Pemprov Papua Selatan kembangkan sektor pertanian di kawasan PLBN Yetetkun
30 September 2026 21:32 WIB
Pemprov Papua Pegunungan perkuat Trigatra Bangun Bahasa bagi satuan pendidikan
29 September 2026 9:12 WIB
Pemprov Papua Pegunungan sebut pasar mingguan dorong pertumbuhan ekonomi
28 September 2026 12:35 WIB