
Demo KNPB di Timika berlangsung damai

"Organisasi itu tidak boleh ada di NKRI, tetapi kita tolerir karena bagian dari masyarakat meski beda paham atau pandangan. Kita toleransi agar tidak terjadi benturan. Tapi kalau ada indikasi merugikan pihak lain, akan ditindak," kata Korowa.
Timika (Antara Papua) - Aksi demonstrasi Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Kantor DPRD Mimika, Papua, Senin, guna menuntut pembebasan dua jurnalis asal Prancis yang ditahan di Polda Papua, berlangsung damai.
Kabag Ops Polres Mimika Komisaris Polisi Arnolis Korowa, kepada Antara di Timika, Senin, mengatakan meskipun organisasi KNPB tidak diakui namun polisi memberikan toleransi kepada kelompok tersebut untuk menyampaikan aspirasi mereka agar tidak terjadi benturan.
"Organisasi itu tidak boleh ada di NKRI. Tetapi kita tetap memberikan toleransi kepada mereka karena mereka juga bagian dari masyarakat kita yang berbeda paham atau pandangan dengan kita-kita yang lain. Kita memberikan toleransi agar tidak terjadi benturan. Tapi kalau ada indikasi menimbulkan kerugian bagi pihak lain, tentu kita akan bertindak tegas untuk membubarkannya," kata Korowa.
Aksi demonstrasi KNPB di Kantor DPRD Mimika dikoordinir Ketua KNPB wilayah Timika Steven Itlay dan Ketua Parlemen Rakyat Daerah (PRD) wilayah Timika Abihud Degei diikuti ratusan warga Papua.
Massa KNPB berjalan kaki dari Kantor KNPB wilayah Timika di kawasan Jalan Freeport Lama, Bendungan, Gorong-gorong Timika menuju Kantor DPRD Mimika.
Dalam aspirasinya, mereka menuntut pemerintah membebaskan dua jurnalis asal Prancis Thomas Charles Dandois dan Marie Valentine Bourrat yang saat ini ditahan di Polda Papua di Jayapura.
Kedua jurnalis asal Prancis itu ditangkap saat melakukan peliputan di daerah Lany Jaya, 6 Agustus 2014.
Untuk mengamankan aksi demonstrasi KNPB itu, Polres Mimika mengerahkan ratusan personel dibantu Brimob Detasemen B Polda Papua.
Polisi juga mengerahkan dua unit kendaraan Baracuda dan mobil water canon untuk mengantisipasi kemungkinan jika terjadi tindakan anarkis.
Namun hingga berakhirnya aksi demonstrasi KNPB tersebut, tidak terjadi hal-hal yang mengganggu situasi kamtibmas di wilayah Timika.
Aspirasi KNPB hanya diterima oleh satu anggota DPRD Mimika, Yanes Natkime lantaran rekan-rekannya yang lain sedang melakukan tugas ke luar daerah. (*)
Pewarta : Pewarta: Evarianus Supar
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
