Logo Header Antaranews Papua

Persit Korem 173 ikut mengentaskan buta aksara di Biak

Selasa, 15 Maret 2016 18:51 WIB
Image Print
Pengurus Persit KCK Koorcab Korem 173 ikut mengentaskan buta aksara dengan cara mengajar anak-anak usia sekolah dan orang dewasa yang masih buta huruf di Kampung Opyarep Distrik Biak Timur, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua. (Foto: Istimewa/Pendam XVII/Cenderawasih)
Guna menyukseskan program pengentasan buta aksara, ibu–ibu Persit KCK Koorcab Rem 173 PD XVII/Cenderawasih menyempatkan diri mengajar anak–anak usia sekolah dan orang tua yang belum bisa baca tulis.

Jayapura (Antara Papua) - Pengurus Persit KCK Koorcab Korem 173 ikut mengentaskan buta aksara dengan cara mengajar anak-anak usia sekolah dan orang dewasa yang masih buta huruf di Kampung Opyarep Distrik Biak Timur, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua.

"Guna menyukseskan program pengentasan buta aksara, ibuibu Persit KCK Koorcab Rem 173 PD XVII/Cenderawasih menyempatkan diri mengajar anakanak usia sekolah dan orang tua yang belum bisa baca tulis," kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Teguh Pudji Raharjo, dalam rilis yang diterima Antara di Jayapura, Selasa.

Ia mengatakan, kegiatan pengentasan buta aksara itu dilaksanakan pada momentum perayaan HUT ke70 Persit KCK 2016 yakni pada Senen (14/3), bekerja sama dengan sejumlah relawan dari Buku Untuk Papua (BUP).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan perhatian yang tulus oleh Persit KCK Koorcab Rem 173 untuk membantu program pemerintah dalam pengentasan buta aksara secara khusus di wilayah binaan Korem 173/Praja Vira Braja.

"Diharapkan semua orang baik itu anakanak usia sekolah dan orang dewasa untuk memperoleh pendidikan sehingga dapat membaca maupun menulis dengan lancar dan baik," ujarnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut Para Perwira Staf Korem 173/PVB, pengurus Persit KCK Koorcab Rem 173 dan orangtua maupun tokoh masyarakat serta tokoh agama di Kampung Opyarep Distrik Biak Timur. (*)



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026