Logo Header Antaranews Papua

DPRD Kabupaten Jayapura harap disdik tingkatkan mutu pendidikan

Rabu, 23 Oktober 2024 04:29 WIB
Image Print
Anggota DPRD Kabupaten Jayapura terpilih periode 2024-2029 Muhammad Akbar saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan di Sentani. (ANTARA/Yudhi Efendi)
Kami pikir anggarannya cukup dalam mengatasi masalah pendidikan dan kesehatan, sehingga diharapkan dinas pendidikan mampu meningkatkan mutunya.

Sentani (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jayapura mengharapkan dinas pendidikan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dasar daerah setempat.

Hal ini menyusul masih ditemukan di SD Negeri Bundru Distrik Yapsi Kabupaten Jayapura satu kelas digunakan untuk dua kelas dalam satu waktu.

Anggota DPRD Kabupaten Jayapura terpilih periode 2024-2029 Muhammad Akbar di Sentani, Selasa, mengatakan anggaran pendidikan dan kesehatan cukup besar dalam penanganan dua sektor ini.

“Kami pikir anggarannya cukup dalam mengatasi masalah pendidikan dan kesehatan, sehingga diharapkan dinas pendidikan mampu meningkatkan mutunya,” katanya.

Menurut Akbar, dari kunjungan kerja (kunker) bersama anggota DPRD periode 2019-2024 banyak sekali ditemukan kesenjangan pendidikan di wilayah terisolasi atau jauh dari perkotaan.

“Kami harap dukungan kepada sekolah di daerah perkotaan bisa sama dengan di daerah terisolasi yang jauh dari perkotaan,” ujarnya.

Dia menjelaskan dengan dukungan yang sama diharapkan sumber daya manusia (SDM) anak-anak asli Papua di sana terus membaik.

“Kalau mau Kabupaten Jayapura melahirkan generasi emas maka sektor pendidikan mutunya terus ditingkatkan dalam hal apapun termasuk guru dan jaringan internet,” katanya.

Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura Hana S Hikoyabi mengatakan bahwa saat ini pihaknya terus membenahi kekurangan yang ada di sekolah dalam menjamin kenyamanan dan peningkatan mutu pendidikan.

“Kami akan terus mengubah hal-hal yang kurang menjadi cukup dalam menunjang kelancaran mutu pendidikan di daerah terisolasi di Kabupaten Jayapura,” ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026