Logo Header Antaranews Papua

Disnaker Biak Numfor terapkan layanan HI perketat pengawasan ketenagakerjaan

Sabtu, 11 Oktober 2025 03:20 WIB
Image Print
Kadisnaker Kabupaten Biak Numfor, Papua Djoni Domeng (kanan) mendampingi Plh Sekda Semuel Rumaikeuw memberikan baju dan id card sosialisasi mencegah perselisihan hubungan industrial, Jumat (10/10).ANTARA/Muhsidin
Satu-satunya diterapkan di Papua

Biak (ANTARA) - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Biak Numfor, Papua menerapkan layanan aplikasi hubungan industrial (HI) guna meningkatkan pengawasan ketenagakerjaan secara digital di daerah setempat.

"Layanan ketenagakerjaan aplikasi HI satu-satunya diterapkan Disnaker Kabupaten/Kota di Tanah Papua," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Biak Numfor Djoni Domeng di Biak, Jumat.

Ia mengaku, dengan adanya layanan berbasis digital dengan aplikasi HI maka pihaknya lebih cepat mendapatkan informasi dan mengetahui persoalan ketenagakerjaan yang terjadi di daerah ini.

Djoni berharap, dengan penerapan aplikasi HI dapat meningkatkan komunikasi dengan perusahaan atau pelaku dalam menyikapi permasalahan dengan karyawan/pekerja.

"Hari ini kami perkenalkan hasil proyek perubahan layanan ketenagakerjaan kepada perusahaan, karyawan serikat pekerja, pelaku usaha dan pemangku kepentingan lain sehingga dalam pelaksanaan di lapangan dapat lebih cepat mengatasi masalah ketenagakerjaan," katanya.

Kadisnaker Djoni menjamin kerahasiaan identitas semua laporan dan persoalan ketenagakerjaan yang dilaporkan karyawan/pekerja kepada Disnaker.

Dengan menggunakan aplikasi ketenagakerjaan HI, lanjut Djoni, maka banyak manfaat diperoleh perusahaan atau serikat pekerja dalam melaporkan berbagai masalah tenaga kerja di perusahaan atau tempat kerjanya.

"Masalah ketenagakerjaan dilaporkan pekerja dengan aplikasi ini lebih cepat dan langsung bisa direspon untuk penyelesaian bersama," katanya.

Djoni berharap, dengan dilakukan edukasi dan sosialisasi pengenalan aplikasi ketenagakerjaan HI dapat memberikan informasi bagi perusahaan, serikat pekerja dan karyawan yang bekerja.

Sementara, Ketua panitia sosialisasi pencegahan penyelesaian perselisihan ketenagakerjaan Robby Simbiak mengakui, jika layanan ketenagakerjaan memanfaatkan teknologi digital sebagai terobosan baru dilakukan Disnaker Kabupaten Biak Numfor.

"Ya layanan ini pertama di Papua sehingga mendapat respon positif perusahaan, serikat pekerja dan pekerja,," katanya.



Pewarta :
Editor: Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026