Logo Header Antaranews Papua

Pemprov Papua alokasikan Rp500 juta guna cari korban kecelakaan laut Yapen

Jumat, 2 Januari 2026 08:41 WIB
Image Print
Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri (ANTARA/Qadri Pratiwi)

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengalokasikan anggaran sebesar Rp500 juta untuk mendukung upaya pencarian korban kecelakaan laut di Perairan Waindu, Kabupaten Kepulauan Yapen, yang terjadi pada 24 Desember 2025.

Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri di Jayapura, Kamis, mengatakan bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan Pemprov Papua bersama DPRD Papua terhadap musibah kecelakaan laut yang hingga kini masih menyisakan 17 penumpang kapal yang dinyatakan hilang, termasuk 11 anak-anak.

“Kami telah bersepakat bersama pimpinan DPRD Papua untuk memberikan dukungan anggaran bagi upaya pencarian para korban," katanya.

Menurut Gubernur, untuk itu pihaknya sudah memerintahkan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk menyalurkan bantuan Rp500 juta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Yapen.

"Kami juga meminta agar kajian terkait akses transportasi darat alternatif sebagai solusi jangka panjang untuk meningkatkan keselamatan masyarakat,” ujar Fakhiri.

Dia menjelaskan sebagai informasi, Pemprov Papua sebelumnya menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp500 juta bagi korban banjir bandang di Aceh dan Sumatera sebagai bentuk solidaritas nasional.

"Bantuan yang diberikan merupakan bentuk rasa kepedulian Pemprov Papua," kata Gubernur Mathius D Fakhiri.

Dia menambahkan berdasarkan data sementara, perahu kayu yang mengalami kecelakaan tersebut mengangkut 21 penumpang. Dari jumlah itu, dua orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, satu orang meninggal dunia, sementara 17 penumpang lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang.

"Selain dukungan anggaran pencarian, kami bersama DPRD Papua juga membahas langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang pada masa mendatang. Salah satunya melalui evaluasi kondisi dermaga serta akses transportasi laut di wilayah Kepulauan Yapen yang didominasi wilayah kepulauan," ujarnya lagi.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026