Logo Header Antaranews Papua

Gubernur Papua minta PT Irian Bhakti Mandiri jadi penggerak PAD

Kamis, 15 Januari 2026 16:30 WIB
Image Print
Gubernur Papua Mathius D Fakhiri melantik Abdul Kadir sebagai Komisaris Perusahaan Daerah, PT Irian Bhakti Mandiri bertempat di aula Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Papua, Rabu (14/1). (ANTARA/Qadri Pratiwi)

Jayapura (ANTARA) - Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri meminta PT Irian Bhakti Mandiri sebagai badan usaha milik daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi Papua dapat berperan aktif sebagai penggerak peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

"PT Irian Bhakti Mandiri memiliki potensi besar melalui berbagai aset dan bidang usaha yang tersebar di sejumlah wilayah Papua, namun belum seluruhnya dikelola secara optimal dan profesional," katanya di Jayapura, Kamis (15/1).

Menurut Fakhiri, untuk itu pihaknya minta BUMD tersebut bisa menjadi salah satu motor penggerak PAD daerah.

"Aset yang dimiliki cukup banyak dan tersebar di berbagai wilayah, sehingga harus dikelola secara profesional agar memberikan kontribusi nyata bagi pemerintah daerah,” ujarnya.

Dia menjelaskan sehingga pemerintah provinsi telah memberikan kepercayaan kepada jajaran komisaris dan manajemen PT Irian Bhakti Mandiri untuk segera melakukan pembenahan internal, mulai dari tata kelola manajemen, struktur organisasi, hingga pengelolaan anak perusahaan.

"Pembenahan tersebut perlu dilakukan secara cepat dan terukur agar aset-aset yang selama ini tidak produktif dapat segera diaktifkan dan dikembangkan sesuai potensi bisnis yang dimiliki," katanya.

Dia menambahkan untuk itu pihaknya memberikan waktu tiga bulan kepada komisaris dan manajemen untuk membenahi struktur dan manajemen, termasuk anak perusahaan yang ada di bawah PT Irian Bhakti Mandiri.

"Semua aset dan bidang usaha yang mandek harus segera dihidupkan atau direvisi,” ujarnya.

Sementara itu Komisaris Perusahaan Daerah, PT Irian Bhakti Mandiri Abdul Kadir mengatakan BUMD Pemprov Papua memiliki delapan perusahaan besar yang jika di gali potensi maka memiliki sumbangan terbesar.

"Delapan anak perusahaan, yakni PT Percetakan Rakyat Papua, PT Lintas Nusantara, PT Semen Papua, PT Tambang Mineral Papua,PT Tambang Migas Papua, PT Listrik Papua, PT Sumber Daya Batu Bara dan PT Emas Papua," katanya.

Sebelumnya, Gubernur Papua Mathius D Fakhiri melantik Abdul Kadir sebagai Komisaris Perusahaan Daerah, PT Irian Bhakti Mandiri yang dihadiri Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen, Penjabat Sekda Papua Chistian Sohilait serta jajaran pejabat di lingkungan Pemprov Papua bertempat di aula Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Papua, Rabu (14/1).



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026