
Forum Pimred jadi wadah kolaborasi media di Papua untuk berkembang

Jayapura (ANTARA) - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Papua menyebut Forum Pimpinan Redaksi (Pimred) menjadi wadah kolaborasi media di Tanah Papua di tengah dinamika industri pers yang terus berkembang.
Ketua PWI Provinsi Papua Hans Bisay di Jayapura, Jumat, mengatakan pembentukan forum ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat kebersamaan dan solidaritas antar media di Tanah Papua.
"Kehadiran Forum Pimred Papua menjadi wadah positif untuk menyatukan visi para pimpinan redaksi dalam menjaga kualitas dan marwah jurnalisme," katanya.
Menurut Hans, dengan adanya forum ini, komunikasi antar pimpinan redaksi dapat terjalin lebih baik dan konstruktif di mana wadah ini lahir dari kesadaran bersama insan pers akan pentingnya kolaborasi di tengah dinamika industri media yang terus berkembang.
"Kami menilai kebersamaan antar media sangat penting untuk menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan tidak memicu perpecahan di tengah masyarakat," ujarnya.
Dia menjelaskan oleh karena itu, PWI Papua mendukung penuh pembentukan Forum Pimred sebagai ruang sinergi dan kolaborasi.
"Kami juga berharap Forum Pimred dapat menjadi motor penggerak dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) jurnalis di Papua melalui berbagai program pelatihan dan pengembangan profesional," katanya lagi.
Senada dengan Hans Bisay, Kepala Stasiun TVRI Papua Erwin Hendrawin mengatakan pihaknya mendukung karena di zaman saat ini kolaborasi sangat penting dilakukan.
"Intinya, saya mendukung dan kami butuh kolaborasi," katanya.
Pemimpin Redaksi Wartaplus Robert Vanwi mengatakan forum ini lahir dari kesadaran bersama akan pentingnya peran Pimpinan Redaksi sebagai pemegang otoritas tertinggi di ruang redaksi.
"Kami yakin, dengan forum ini bisa menjadi motor penggerak peningkatan kualitas SDM jurnalis di masing-masing media melalui kolaborasi dan pelatihan berkelanjutan, " katanya.
Pemimpin Redaksi KabarPapua Syamsuddin Levi mengatakan Forum Pimred bisa memperkuat kolaborasi antara media.
"Kolaborasi bersama media saat ini sangat penting dan saya yakin dengan kolaborasi bersama, media di Papua semakin kuat, " katanya.
Kepala Perum LKBN ANTARA Biro Papua Hendrina Dian Kandipi mengatakan terbentuknya Forum Pimred menjadi angin segar bagi publik di Papua yang merindukan informasi akurat, berimbang, dan jauh dari narasi perpecahan.
"Ini juga sekaligus menjadi mitra strategis bagi pemerintah dalam mewujudkan Papua yang damai dan adil," katanya.
Sementara ini, Forum Pimred Papua yang baru dibentuk pada 1 Mei 2026 tersebut beranggotakan sekitar 19 orang yang berasal dari berbagai media di Kota Jayapura. Forum ini beranggotakan para pimpinan redaksi yang memegang kartu uji kompetensi wartawan jenjang utama (kartu kuning) dan dalam waktu dekat akan menyusun lebih detail serta terinci AD/ART nya.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
