Logo Header Antaranews Papua

Pemprov Papua Pegunungan fokus pada empat arah pembangunan 2026

Minggu, 3 Mei 2026 06:32 WIB
Image Print
Plt Kepala Bappeda Papua Pegunungan Marthen Kogoya. ANTARA/Yudhi Efendi

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan menitikberatkan pada empat fokus arah pembangunan tahun 2026, yang meliputi program pembangunan infrastruktur dasar, Papua Cerdas, Papua Sehat dan Papua Produktif.

“Keempat elemen ini merupakan hak paling utama yang harus didorong dan ditingkatkan dalam semua program dan kebijakan di seluruh wilayah Papua Pegunungan,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Papua Pegunungan Marthen Kogoya di Wamena, Sabtu.

Dia mengatakan program pembangunan infrastruktur dasar berkaitan dengan pembangunan untuk membuka keterisolasian wilayah, membangun jalan penghubung antar kabupaten serta infrastruktur dasar lainnya.

“Tujuannya adalah mempermudah konektivitas dan distribusi logistik ke daerah pedalaman sehingga dapat menekan harga bahan pokok di Papua Pegunungan,” ujarnya.

Dia menjelaskan program Papua Cerdas berkaitan dengan upaya meningkatkan akses dan kualitas pendidikan serta memperkuat pendidikan berbasis komunitas adat.

“Papua Cerdas ini bertujuan membangun sumber daya manusia yang unggul di segala bidang, sehingga capaian nasional mengenai Indonesia Emas tahun 2045 dapat terwujud,” katanya.

Selanjutnya, kata dia, program Papua Sehat itu berfokus pada peningkatan layanan kesehatan, memperbaiki akses fasilitas medis, stunting (pertumbuhan lambat) serta menyediakan klinik keliling di daerah terpencil.

“Tentu hal ini untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan dapat melakukan segala aktivitas yang arahnya untuk kesejahteraan. Kalau masyarakat sehat maka mereka dapat produktif melakukan berbagai hal yang dapat meningkatkan pendapatan mereka,” ujarnya.

Selanjutnya, kata dia, program Papua Produktif itu diarahkan untuk menggerakkan potensi ekonomi daerah, pemberdayaan ekonomi lokal dan meningkatkan keterampilan masyarakat.

Marthen berharap dengan kegiatan ini dapat menciptakan kemandirian ekonomi bagi seluruh masyarakat Papua Pegunungan di delapan kabupaten, yakni Kabupaten Jayawijaya, Nduga, Mamberamo Tengah, Yalimo, Tolikara, Yahukimo, Pegunungan Bintang dan Lanny Jaya.

"Empat fokus ini didasarkan pada prinsip kebenaran dan keadilan serta selaras dengan agenda nasional rencana induk percepatan pembangunan Papua (RIPPP) tahun 2022-2041 untuk mewujudkan Papua sehat, cerdas, dan produktif," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026