Presiden Jokowi panen raya di Wapeko Merauke
Senin, 11 Mei 2015 11:45 WIB
Presiden panen raya di Merauke, Papua. (Foto: Istimewa)
Jayapura (Antara Papua) -Presiden Joko Widodo melakukan panen raya padi di areal seluas 300 hektare di Wapeko, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, Minggu.
Panen raya padi dilakukan Presiden Jokowi dengan menggunakan traktor pemotong padi dan kemudian dilanjutkan penanaman padi dengan menggunakan traktor khusus untuk menanam padi.
Seusai menggunakan kedua alat itu, Presiden Jokowi yang didampingi Ibu Iriana Widodo langsung menyebarkan bibit ikan nila di drainase.
Presiden Jokowi di hadapan sekitar 500 petani mengatakan, ke depan Merauke akan menjadi sumber pangan nasional bahkan mungkin juga dapat menjadi pemasok untuk negara lainnya.
Untuk mencapai itu semua maka mekanisme pengolahannya tidak lagi dilakukan manual melainkan dengan menggunakan mesin.
"Apalagi areal yang akan digunakan untuk tahap awal seluas 1,2 juta," kata Presiden Jokowi.
Metode yang dilakukan bukan pertanian tradisional melainkan sudah menggunakan mesin sehingga hasilnya diharapkan lebih meningkat dibanding saat ini, tambahnya.
Beberapa petani yang ditanya Antara mengaku hanya menghasilkan 4-5 ton padi per satu hektare sawah.
Padi asal Merauke saat ini selain untuk konsumsi lokal juga dijual ke Asmat, Timika, Fak-fak hingga Sorong.(*)
Panen raya padi dilakukan Presiden Jokowi dengan menggunakan traktor pemotong padi dan kemudian dilanjutkan penanaman padi dengan menggunakan traktor khusus untuk menanam padi.
Seusai menggunakan kedua alat itu, Presiden Jokowi yang didampingi Ibu Iriana Widodo langsung menyebarkan bibit ikan nila di drainase.
Presiden Jokowi di hadapan sekitar 500 petani mengatakan, ke depan Merauke akan menjadi sumber pangan nasional bahkan mungkin juga dapat menjadi pemasok untuk negara lainnya.
Untuk mencapai itu semua maka mekanisme pengolahannya tidak lagi dilakukan manual melainkan dengan menggunakan mesin.
"Apalagi areal yang akan digunakan untuk tahap awal seluas 1,2 juta," kata Presiden Jokowi.
Metode yang dilakukan bukan pertanian tradisional melainkan sudah menggunakan mesin sehingga hasilnya diharapkan lebih meningkat dibanding saat ini, tambahnya.
Beberapa petani yang ditanya Antara mengaku hanya menghasilkan 4-5 ton padi per satu hektare sawah.
Padi asal Merauke saat ini selain untuk konsumsi lokal juga dijual ke Asmat, Timika, Fak-fak hingga Sorong.(*)
Pewarta : Pewarta: Evarukdijati
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden RI Jokowi harap pencegahan stunting di Indonesia terus membaik
23 July 2024 17:51 WIB, 2024
Presiden Jokowi dijadwalkan tinjau PIN Polio putaran kedua di Kabupaten Jayapura
23 July 2024 5:56 WIB, 2024
Prajurit TNI-Polri gelar apel pasukan pengamanan kunjungan Presiden di Papua
21 July 2024 18:35 WIB, 2024
Terpopuler - Nasional
Lihat Juga
LKBN ANTARA meraih predikat Badan Publik Informatif dari Komisi Informasi Pusat
15 December 2025 23:08 WIB