Biak (Antara Papua) - Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, mulai memproses lelang jabatan di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), yang diikuti oleh 99 orang peserta Aparatur Sipil Negara (ASN).
Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor Markus Oktovianus Mansnembra ketika dihubungi di Biak Numfor, Sabtu mengatakan tahapan seleksi dimulai 27 Oktober hingga 14 November 2017, dan peserta harus mengikuti semua tahapan seleksi untuk mengisi formasi jabatan eselon II B.
"ASN yang sudah terdaftar menjadi peserta lelang jabatan diminta berada di tempat untuk mengikuti tahapan psikotes yang diselenggarakan panitia seleksi gabungan dari Badan Kepegawaian Negara regional Papua, Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Papua serta akademisi dari Universitas Cenderawasih Jayapura," ujar Markus.
Ia menjamin semua tahapan seleksi lelang jabatan akan dilakukan terbuka serta memperhatikan UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN.
Lelang jabatan itu juga merujuk pada peraturan Menteri Pemberdayaan Apratur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 13 Tahun 2014 tentang Tata Cara Pegisian Jabatan Pimpinan Tinggi secara terbuka di lingkungan instansi pemerintah.
Materi tes lelang jabatan strategis pimpinan tinggi lainnya, menurut Markus, di antaranya pemeriksaan syarat berkas administrasi kepangkatan, psikotes, pembuatan materi kerja sesuai dengan jabatan yang akan dilamar serta wawancara "fit and propertes" (uji kelayakan dan kepatutan) menyangkut program kerja dan visi misi Pemkab Biak Numfor.
Berdasarkan data lelang terbuka jabatan pratama tinggi sebanyak 35 posisi strategis sesuai jumlah kelembagaan organisasi perangkat daerah di lingkup Pemkab Biak Numfor sesuai Perda Nomor 3 tahun 2016 (*)
Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor Markus Oktovianus Mansnembra ketika dihubungi di Biak Numfor, Sabtu mengatakan tahapan seleksi dimulai 27 Oktober hingga 14 November 2017, dan peserta harus mengikuti semua tahapan seleksi untuk mengisi formasi jabatan eselon II B.
"ASN yang sudah terdaftar menjadi peserta lelang jabatan diminta berada di tempat untuk mengikuti tahapan psikotes yang diselenggarakan panitia seleksi gabungan dari Badan Kepegawaian Negara regional Papua, Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Papua serta akademisi dari Universitas Cenderawasih Jayapura," ujar Markus.
Ia menjamin semua tahapan seleksi lelang jabatan akan dilakukan terbuka serta memperhatikan UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN.
Lelang jabatan itu juga merujuk pada peraturan Menteri Pemberdayaan Apratur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 13 Tahun 2014 tentang Tata Cara Pegisian Jabatan Pimpinan Tinggi secara terbuka di lingkungan instansi pemerintah.
Materi tes lelang jabatan strategis pimpinan tinggi lainnya, menurut Markus, di antaranya pemeriksaan syarat berkas administrasi kepangkatan, psikotes, pembuatan materi kerja sesuai dengan jabatan yang akan dilamar serta wawancara "fit and propertes" (uji kelayakan dan kepatutan) menyangkut program kerja dan visi misi Pemkab Biak Numfor.
Berdasarkan data lelang terbuka jabatan pratama tinggi sebanyak 35 posisi strategis sesuai jumlah kelembagaan organisasi perangkat daerah di lingkup Pemkab Biak Numfor sesuai Perda Nomor 3 tahun 2016 (*)