Jayapura (ANTARA) - Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua mengirim tim medis untuk melayani kesehatan korban bencana banjir badang Sentani, Kabupaten Jayapura.
"Kami kirimkan tim bantuan medis RSUD Tiom untuk dapat berpartisipasi bersama tim medis Dinas Kesehatan Provinsi Papua yang sudah lebih dahulu ada di posko bantuan bencana banjir Kabupaten Jayapura," kata Direktur RSUD Tiom, dr Nataniel Imanuel Hadi ketika dikonfirmasi dari Jayapura, Jumat.
Nataniel mengatakan tim medis yang dikirim dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lanny Jaya, Malki Yigibalom.
Bantuan tenaga medis yang dikirim yakni satu dokter spesialis bedah, satu dokter umum, satu perawat, dan satu orang tenaga analis laboratorium.
"Kami memohon kepada bapak Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Papua, Aloysius Giyai agar dapat menerima tim bantuan medis yang kami kirimkan," katanya.
Dia berharap tim medis yang dikirim bermanfaat dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat korban banjir yang membutuhkan.
Dinas Kesehatan Provinsi Papua telah menurunkan sebanyak 248 relawan kesehatan untuk melayani korban banjir Sentani.
Relawan kesehatan itu terbagi atas sembilan dokter spesialis, 37 dokter umum, 134 perawat, 10 bidan, 42 farmasi, 65 tenaga gizi dan beberapa tenaga evakuasi, supir, sanitarian dan analis kesehatan.
"Kami kirimkan tim bantuan medis RSUD Tiom untuk dapat berpartisipasi bersama tim medis Dinas Kesehatan Provinsi Papua yang sudah lebih dahulu ada di posko bantuan bencana banjir Kabupaten Jayapura," kata Direktur RSUD Tiom, dr Nataniel Imanuel Hadi ketika dikonfirmasi dari Jayapura, Jumat.
Nataniel mengatakan tim medis yang dikirim dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lanny Jaya, Malki Yigibalom.
Bantuan tenaga medis yang dikirim yakni satu dokter spesialis bedah, satu dokter umum, satu perawat, dan satu orang tenaga analis laboratorium.
"Kami memohon kepada bapak Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Papua, Aloysius Giyai agar dapat menerima tim bantuan medis yang kami kirimkan," katanya.
Dia berharap tim medis yang dikirim bermanfaat dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat korban banjir yang membutuhkan.
Dinas Kesehatan Provinsi Papua telah menurunkan sebanyak 248 relawan kesehatan untuk melayani korban banjir Sentani.
Relawan kesehatan itu terbagi atas sembilan dokter spesialis, 37 dokter umum, 134 perawat, 10 bidan, 42 farmasi, 65 tenaga gizi dan beberapa tenaga evakuasi, supir, sanitarian dan analis kesehatan.